memperkatakan mengenai jiwa kita yang merdeka supaya terus dan tetap merdeka :: dealing on the freedom of mind & soul so that they will be free forever
Thursday, January 29, 2009
Yahudi dalam Perspektif Al-Quran
Yahudi adalah agama samawi (yang berdasarkan wahyu dari Allah), agama ini ada sekitar 2000 tahun sebelum Nabi Muhammad di utuskan. Kitab sucinya adalah At-Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa As. Ada beberapa pendapat mengenai asal kata yahudi, diantaranya yang paling mendekati kebenaran adalah bahwa kata yahûd diambil dari kata hâda yahûdu yang berarti raja’a yarji’u (kembali), makna ini dikuatkan dengan Al-Quran, Surat Al A’raf, ayat 156, Innâ hudnâ ilaîk, artinya sesunggguhnya aku (Musa) telah kembali kepadamu. Ayat ini menjelaskan bahwa kedatangan Nabi Musa As kepada kaumnya untuk memngembalikan mereka ke jalan yang benar. Ada beberapa nama lain untuk kaum Yahudi, diantaranya : Bani Israîl, al ‘ibriyyûn/al’ibrâniyyûn, Qoûm Musa (pengikut Musa As), Ahlul Kitab. Nama-nama inilah yang sering dipakai oleh Al-Quran untuk meyebut mereka, seperti dalam surat Al Baqarah, ayat 43, 67, 83, 120, surat Al Mâidah, ayat 51,surat Ali ‘imran, ayat 64, surat Al A’râf ayat 156.
Pada awalnya mereka pengikut Nabi Musa As, mereka menjadi pengikut yang baik, karena mengikuti ajaran-ajaran yang disampaikan oleh Nabi Musa As. Namun, setelah Nabi Musa meninggal mereka banyak melakukan tahrîf/mengubah isi At-Taurat dan banyak melakukan pelanggaran pada ajaran-ajaran mereka.
Al-Quran adalah kitab petunjuk bagi manusia untuk menuju jalan yang benar. Keadaan manusia akan selamanya gelap ketika tidak diterangi dengan cahaya Al-Quran. Seperti halnya orang yang berada dalam suatu ruangan tanpa disinari oleh cahaya apapun, maka ia tidak akan melihat benda apapun yang berada di sekitarnya. Begitu juga kehidupan yang kita jalani akan bisa tersesat, jika tanpa mendapatkan hidayah Al-Quran. Kitab suci Al-Quran banyak menjelaskan karakteristik orang-orang Yahudi, seperti dalam aspek akidah, ubudiyah dan juga sosial.
Pelanggaran Yahudi dalam Akidah
Penulis akan mengawali perihal pelanggaran kaum Yahudi pada aspek akidah, mereka banyak menyelewengkan ajaran yang telah mereka dapatkan dari Nabi Musa as. Dalam Al-Quran, surat al-Taubah, 30. Orang-orang Yahudi berkata: "Uzair itu putera Allah" dan orang-orang Nasrani berkata: "Al Masih itu putera Allah." Demikianlah itu ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allah mereka , bagaimana mereka sampai berpaling? . Dari ayat ini nampak jelas bahwa orang-orang Yahudi telah menghina Allah, karena telah menyamakan Allah dengan makhluk-Nya. Padahal Allah SWT tidak beranak dan juga tidak diberanakkan, (QS 112:3). Dalam tafsir Al Marâghi dijelaskan bahwa ‘Uzair adalah seorang pendeta (kâhin) Yahudi, ia hidup sekitar 457 SM. Menurut kepercayaan orang-orang Yahudi ‘Uzair adalah orang yang telah mengumpulkan kembali wahyu-wahyu Allah di kitab At Taurat yang sudah hilang sebelum masa Nabi Sulaiman As. Sehingga segala sumber yang yang dijadikan rujukan utama adalah yang berasal dari ‘Uzair, karena menurut kaum Yahudi waktu itu ‘Uzair adalah satu-satunya sosok yang paling diagungkan, maka sebagian mereka akhirnya menisbatkan ‘uzair sebagai anak Allah. Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa penyelewengan dalam masalah akidah merupakan tindakan yang sangat sesat, karena sekitar 1/3 dari kandungan Al-Quran menjelaskan tentang akidah/kepercayaan atas semua rukun iman yang harus diyakini oleh setiap manusia.
Dalam ayat lain Allah juga menjelaskan bahwa orang-orang Yahudi juga berburuk sangka dan mencela Allah (QS 5:64) Orang-orang Yahudi berkata: "Tangan Allah terbelenggu", sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu dan merekalah yang dila'nat disebabkan apa yang telah mereka katakan itu. (Tidak demikian), tetapi kedua-dua tangan Allah terbuka; Dia menafkahkan sebagaimana Dia kehendaki. Dan Al Quran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sungguh-sungguh akan menambah kedurhakaan dan kekafiran bagi kebanyakan di antara mereka. Dan Kami telah timbulkan permusuhan dan kebencian di antara mereka sampai hari kiamat. Setiap mereka menyalakan api peperangan Allah memadamkannya dan mereka berbuat kerusakan dimuka bumi dan Allah tidak menyukai orang-orang yang membuat kerusakan. Dalam Ayat ini semakin jelas bahwa orang-orang Yahudi telah menghina Allah, mereka mengatakan bahwa tangan (kekuasaan) Allah telah terbelenggu (dari kebaikan), mereka menganggap Allah bakhil. Sungguh sangat keji dan sombong sifat mereka yang berani menghina Allah. Padahal tangan mereka yang sebenarnya terbelenggu dari kebaikan dan lebih menyukai kebakhilan. Mereka tidak bersyukur kepada Allah atas segala nikmat yang telah diberikan kepada mereka, tetapi justru selalu kufur nikmat. Orang-orang yang demikian yang telah diancam oleh Allah dengan siksaan yang sangat pedih.
Al-Quran sering menggunakan sebutan Ahlul Kitab untuk kaum Yahudi, dan yang dimaksud Ahlul Kitab juga termasuk orang-orang Nasrani, jadi Ahlul Kitab adalah sebutan untuk orang-orang Yahudi dan Nasrani. Di antara beberapa surat dalam Al-Quran yang banyak menjelaskan tentang hal-hal yang berkaitan dengan kaum Yahudi adalah QS. Al Baqarah, Ali ‘imran, Al Maidah.
Keburukan Yahudi dalam Aspek Sosial
Ada satu topik yang diangkat dalam QS 3:75, Di antara Ahli kitab ada orang yang jika kamu mempercayakan kepadanya harta yang banyak, dikembalikannya kepadamu; dan di antara mereka ada orang yang jika kamu mempercayakan kepadanya satu dinar, tidak dikembalikannya kepadamu kecuali jika kamu selalu menagihnya. Yang demikian itu lantaran mereka mengatakan: "tidak ada dosa bagi kami terhadap orang-orang ummi. Mereka berkata dusta terhadap Allah, padahal mereka mengetahui. Allah telah menjelaskan sikap mereka yang sulit untuk bisa dipercaya, sebagaimana sifat orang munafik yang suka berbohong, khianat, dan ingkar janji. Selain itu mereka juga suka meremehkan kaum lain, seperti sikap Yahudi kepada bagsa Arab, pendapat ini diambil dari penafsiran yang menjelaskan maksud kata alummiyyîn adalah orang-orang arab. Dari Ayat ini kita bisa mengambil pelajaran yang sangat berarti yaitu untuk lebih berhati-hati dalam bermuamalah dengan mereka baik yang bersifat politik atau hubungan sosiala lainnya, agar kita bisa selamat dari tipu daya mereka.
Sudah menjadi sifat manusia untuk berbuat semena-mena, karena merasa paling hebat dan kuat, serta sombong. Begitu juga yang telah dilakukan kaum Yahudi, mereka suka membuat kerusakan di muka bumi dengan melakukan perang dan sejenisnya. Mari kita kembali bertadabbur pada akhir ayat (QS 5:64), Allah menjelaskan bahwa orang-orang Yahudi akan selalu berbuat kerusakan di muka bumi, dalam ayat ini digunakan fi’il mudlari’ pada kata yas’auna, dalam ilmu balaghah penggunaan kalimat yang berbentuk mudlari’ memiliki arti istimrâr (terus menerus/berkelanjutan). Orang-orang Yahudi termasuk golongan yang suka membangkang perintah Allah. Apalagi terhadap ajakan kebaikan dari sesama manusia, pasti mereka lebih berani untuk menolak. Sekarang kita bisa melihat dengan mata kepala kita sendiri atas sikap mereka yang sudah tidak manusiawi. Dengan berdalih membela diri, mereka tanpa merasa berdosa telah membunuh lebih dari 800 orang dan telah melukai lebih dari 3000 warga sipil yang tak berdosa. Resolusi PBB untuk gencatan senjata telah mereka abaikan, demonstrasi dari jutaaan manusia di seluruh penjuru dunia juga tidak didengarkan. Sungguh hati dan mata serta telinga mereka telah terkunci oleh kekufuran, sehingga mereka tak pernah menerima kebenaran walau mereka sebenarnya sering tahu bahwa mereka bersalah. Semakin jelas sifat munafik mereka, yaitu mereka suka melakukan kerusakan dimuka bumi, tetapi mereka tidak mengakui kelakuan mereka dan selalu berdalih bahwa yang dilakukannya adalah kebaikan.
Sikap Keras Yahudi pada Umat Islam
Ketika kita kembali mengingat sejarah orang-orang Yahudi yang suka membantah ajakan Nabi Muhammad Saw menuju jalan yang benar, maka kita bisa melihat betapa angkuh dan keras hati mereka. Kebencian mereka terhadap Islam tak akan pernah surut sampai kapan pun. Mereka tak akan pernah rela kepada umat Islam, sampai umat Islam mau mengikuti hawa nafsu mereka. Memang musuh Islam banyak (tak hanya Yahudi), bahkan orang yang beragama Islam yang munafik kepada agama Islam bisa menjadi musuh Islam juga. Namun, rasa permusuhan yang ada dalam hati para Yahudi lebih keras dan sadis dibanding dengan musuh-musuh yang lain.
Dalam QS 5:82, Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik. Dan sesungguhnya kamu dapati yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang yang beriman ialah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya kami ini orang Nasrani." Yang demikian itu disebabkan karena di antara mereka itu (orang-orang Nasrani) terdapat pendeta-pendeta dan rahib-rahib, (juga) karena sesungguhnya mereka tidak menymbongkan diri. Dalam Tafsir Al Alûsi dijelaskan bahwa orang-orang Yahudi disifati oleh Allah sebagai asyaddannâs, karena kufur mereka yang sudah sangat berlebihan, serta kebiasaan mereka berbohong dan mengikuti hawa nafsu. Bahkan dikatakan juga bahwa dalam pandangan mereka wajib memerangi orang-orang yang kontroversi dengan keinginan mereka. Selain orang Yahudi juga orang-orang musyrik yang menjadi musuh yang sangat keras bagi umat Islam. Namun, dalam ayat ini orang-orang Yahudi lebih didahulukan (disebut terlebih dahulu) dari pada orang-orang musyrik, kenapa? Masih menurut Al Imam Al Alûsi dalam tafsirnya, orang-orang Yahudi disebut terlebih dahulu karena kebiasaan mereka yang lebih suka memusuhi dulu/mencari masalah, dalam pendapat lain dikatakan karena sifat kejelekannya lebih banyak dari pada yang lain.
Kita semua sekarang juga bisa melihat fakta kebencian mereka terhadap orang-orang Islam yang ada di Gaza, walaupun perang yang sedang berlangsung bukan atas nama agama, tetapi secara otomatis umat Islam sedunia merasa ikut diperangi, karena melihat saudar-saudara mereka seagama telah dibantai di Gaza. Bertahun-tahun Yahudi Israel menjajah, mengusir dan menyiksa rakyat Palestina. Berbagai macam kecaman telah mereka dapatkan dari mayoritas manusia di seluruh penjuru dunia, Ratusan ribu orang berdemonstrasi di negara-negara Eropa, puluhan ribu orang berdemonstrasi di negara-negara Arab dan Asia Tenggara untuk mengecam agresi militer Israel yang sangat didukung AS, tetapi mereka justru semakin gila meluncurkan serangan-serangan ke pemukiman warga Gaza. Yahudi Israel benar-benar telah melanggar HAM, mereka juga telah melakukan kejahatan perang dengan menghancurkan tempat-tempat ibadah, sekolahan, kantor-kantor media massa, membunuh anak-anak serta membantai warga sipil. Israel dan Amerika menuduh Hamas adalah kelompok teroris yang harus dihancurkan, padahal Israel dan AS yang sebenarnya lebih pantas disebut Terosis. Banyak fakta-fakta yang kuat yang bisa dijadikan penguat atas hal ini, seperti pembunuhan ratusan ribu orang di Irak atas tuduhan senjata pemusnah masal/nuklir yang akhirnya tak bisa dibuktikan oleh George W. Bush, begitu juga pembantaian oleh tentara-tentara Israel kepada warga awam di Gaza, Palestina. Sungguh sikap mereka sangat keji dan tidak manusiawi.
Kita masih belum tahu sampai bila mereka akan menghentikan kebiadaban mereka, apakah menunggu siksaan Allah yang akan segera datang untuk balasan bagi orang-orang yang dzalim seperti mereka? Semoga saja mereka cepat mendapatkan siksaan dari Allah. Doa dan dukungan kami akan selalu menemani saudara-saudara kita yang berada di Palestina, semoga mereka mendapatkan pertolongan yang mulia dan kemenangan yang agung dari Allah ‘azza wajallâ, âmîn. Wallahu a’lam.
Penulis: H. Faiz Husaini E-mail : hudan_syifa@yahoo.com
http://www.eramuslim.com/suara-kita/pemuda-mahasiswa/yahudi-dalam-prespektif-al-quran.htm
Wednesday, January 21, 2009
Susah Payah Menolong Agama
Jangan bimbang kerana setiap kesusahan kita akan di ganjarkan sewajarnya oleh Allah, Tuhan yang Maha Adil.
Apalah nilai hidup ini kalau tidak mahu menjadi penolong agama Allah?
Kita semua sama-sama akan balik mempersembahkan semua amalan kita kepada Allah.
Tuesday, January 13, 2009
Teruskan Gaya Hidup Kita
Supaya berterusan pertautan hati sesama saudara se agama, kita perlu istiqamah ikut program usrah.
Untuk itu, kita perlu redha di didik dan kemudiannya mendidik orang lain supaya cinta dan utamakan agama.
Itulah gaya hidup kita zaman berzaman.
Dengan agama terbukti kita boleh hebat dunia akhirat.
Kalau tidak, terbukti manusia hanya jadi mainan nafsu dan syaitan yang penuh tipu daya.
Bedilan Zionis & Mana Doa Kita?
Sewajarnya kita pun tidak jemu-jemu mendoakan kesejahteraan umat Palestin.
Teruskan berdoa supaya Allah sejahterakan umat dan menangkan perjuangan mujahidin.
Thursday, January 08, 2009
Kita Yang Bersalah Bila Anak Gadis Mabuk Dengan Perzinaan
Terkejut saya membaca laporan berita tentang ramainya remaja perempuan Islam yang terjerumus dalam lembah perzinaan sejak usia masih mentah lagi. Segera saya sedar bahawa perlu tindakan segera bagi mengatasi konflik sosial yang makin membarah ini.
Bayangkan, anak-anak remaja perempuan yang masih bersekolah, berumur di bawah 15 tahun tetapi saban hari mengadakan persetubuhan haram, dan berbangga dengan maksiat yang mereka lakukan, masya-Allah. Malah, rakan-rakan sebaya yang tidak pernah berzina akan dikutuk, atau paling kurang diperli, kerana kononnya tidak mengikuti peredaran zaman.
Perkembangan buruk ini adalah mala petaka di atas kelalaian kita sebagai umat yang sepatutnya dibangga oleh Nabi Muhammad kerana berperanan bagi menyeru kebenaran dan mencegah maksiat. Lebih teruk, umat Islam yang sedar tentang tugas dan tanggungjawab pun makin melupai peranan unggul sebagai jurudakwah.
Saya mohon keampunan kepada Allah kerana turut alpa dan lalai dengan peranan mulia warisan para Nabi ini. Kita semakin hidup sendiri-sendiri, hanya menjaga diri, keluarga dan kelompok sempit. Dunia yang makin terlungkup seperti tidak dipedulikan.
Anak-anak muda yang kehilangan arah itu menjadi tanggungjawab kita bagi memandu mereka ke arah jalan yang lurus dan selamat.
Dengan duduk berdiam diri, sekadar menggeleng kepala tanda tidak berpuas hati atau membantah lingkungan mungkar, ia tidak akan membawa kita ke mana-mana, sebaliknya kian terperosok dengan fenomena kemaksiatan melampau itu. Moga Allah tidak menurunkan bala atas semua umat disebabkan kelalaian kita BERDAKWAH.
http://kedahlanie.blogspot.com/
Komen: Jom Bersama Berdakwah Menyelamatkan Manusia Dari Siksa Akhirat.
Wednesday, October 29, 2008
Poligami: Pendirian Kita
Back to basic: Islam mesti di terima secara seluruhnya/kebulatan/kaffah.
Samada sudah berpoligami atau belum lagi berpoligami adalah perkara lain. Jangan sampai memandang rendah kepada pengamal poligami. Jangan sampai tidak boleh terima dalam hati @ hate it @ tak berapa selesa @ geli geleman...
Pelik juga, bila seseorang itu mencintai (hati) dan memperjuangkan everything yang di bawa oleh Rasulullah s.a.w. kecuali poligami. Padahal itulah cara hidup (atau kita sebut Sunnah) Nabi s.a.w. yang tak dapat kita tolak.
Jangan bimbang kerana Islam bukan milik kita tapi hak mutlak Allah. Kita hanya beriman & laksanakan (amal) semampu mungkin.
Kita sepatutnya berpegang tegas: Apa pun kita kena terima bahawa poligami adalah Sunnah Rasulullah s.a.w., dan di amalkan dengan jayanya oleh kebanyakan sahabat-sahabatnya r.anhum.
Teringat kata-kata Prof Syed Naquib Al-Attas once: Orang yang menentang poligami adalah orang biadap terhadap Allah.
Masyarakat kita mungkin penuh dengan cerita-cerita negatif rumahtangga poligami menyebabkan kita persepsi jadi begini. Apakah warna sebenar kita? Semua masalah boleh di atasi dengan balik kepada mengamalkan agama setepatnya, dengan izin Allah. Kerja kita ialah membantu umat untuk menghayati Islam. Just do it!
Kearah Dunia Adil & Sejahtera
Monday, September 22, 2008
Pemerintah Mesti Sayangkan Rakyat dan Tidak Menipu Rakyat
Seterusnya di ambil terus dari buku tersebut:
Maksud Firman Allah: Dan rendahkan sikapmu terhadap pengikutmu dari kaum mukmin (Asy-Syu’a-ra: 215).
Maksud Firman Allah: Sesungguhnya Allah menyuruh berlaku adil, dan berbuat baik dan membantu sanak kerabat, dan mencegah dari kekejian dan mungkar dan aniaya (melampau batas). Alah menasihati kamu supaya kamu ingat (An-Nahl: 90).
1. Ibnu Umar r.a. berkata: Saya telah mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda: Kamu sekelian pemimpin dan kamu akan ditanya dari hal rakyat yang dipimpinnya. Pemimpin akan ditanya dari hal rakyat yang dipimpinnya. Suami akan ditanya hal keluarga yang dipimpinnya. Isteri memelihara rumah tangga suaminya dan akan ditanya hal yang dipimpinnya. Pelayan (pembantu/orang gaji/pekerja) memelihara milik majikannya dan akan ditanya dari hal yang dipimpinnya. Dan kamu sekalian pemimpin dan akan ditanya (diminta pertanggungan-jawab) dari hal rakyat yang dipimpinnya. (HR Bukhari & Muslim).
2. Abu Ya’la iaitu Ma’qil bin Yasar r.a. berkata: Saya telah mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda: Tiada seseorang yang oleh Allah memimpin rakyat , kemudian ketika mati ia masih menipu rakyatnya, melainkan pasti Allah mengharamkan baginya syurga. (HR Bukhari & Muslim).
Dalam lain riwayat:
Kemudian tidak di awasi dengan nasihat-nasihat yang baik, maka tidak akan mendapat harumnya syurga.
Dalam riwayat Muslim:
Tiada seorang amir (ketua) yang mengawasi urusan kaum muslimin, kemudian tiada bersungguh-sungguh menasihati dan memperhatikan hajat mereka, melainkan tidak akan masuk syurga bersama mereka.
3. ‘A-isyah r.a berkata: Saya telah mendengar Rasulullah s.a.w. di rumahku ini: Ya Allah siapa yang menguasai sesuatu dari urusan ummatku, lalu mempersukar pada mereka, maka persukarlah baginya. Dan siapa yang mengurusi umatku lalu berlemah-lembut pada mereka, maka permudahlah baginya. (HR Muslim).
4. Abu Hurairah r.a. berkata: Rasulullah s.a.w. bersabda: Dahulu Bani Israil selalu di pimpin oleh Nabi, tiap mati seorang Nabi digantikan oleh Nabi lainnya, dan sesudah aku ini tidak ada Nabi, dan akan terangkat sepeninggalanku beberapa Khalifah, bahkan akan bertambah banyak. Sahabat bertanya: Ya Rasulullah apakah pesanmu kepada kami? Jawab Nabi: Tepatilah bai’atmu pada yang pertama, dan berikan kepada mereka haknya, dan mohonlah kepada Allah bahagianmu, maka Allah menanya mereka dari hal apa yang di amanatkan dalam memelihara hambaNya. (HR Bukhari & Muslim).
5. ‘A-idz bin Amru r.a ketika ia masuk kepada Ubaidillah bin Ziyad berkata: Hai anakku saya telah mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda: Sesungguhnya sejahat-jahat pemerintah iaitu yang kejam, maka janganlah kau tergolong daripada mereka. (HR Bukhari & Muslim).
6. Abu Maryam iaitu Al-Azdi r.a berkata kepada Muawiyah: Saya telah mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda: Siapa yang diserahi oleh Allah mengatur kepentingan kaum muslimin, kemudian ia dari hajat kepentinga mereka, maka Allah akan menolak hajat kepentingan dan keperluannya pada hari kiamat. Maka kemudian Muawiyah mengangkat seorang untuk melayan segala hajat keperluan orang-orang (rakyat). (HR Abu Dawud & Attirmizi).
Komen Ringkas: Jelas bahawa pemimpin wujud kerana kehadiran rakyat. Dalam konteks negara kita, pemimpin nombor satu negara ialah Perdana Menteri. Kemudian di ikuti menteri-menteri. Di negeri pula ada Menteri Besar atau Ketua Menteri dan semua exconya. Apa yang di berikan di dalam kitab muktabar itu mudah di fahami oleh pemimpin dan rakyat. Oleh itu pemimpin mesti prihatin terhadap rakyat, tidak boleh menipu rakyat dan tidak boleh mengabaikan keperluan rakyat.
Pengalaman melihat BN/UMNO mengambil untung melalui politik. Rakyat sudah jelak dengan bermacam janji di taburkan semasa berkempen tapi bila sudah menang pilihan raya dan memerintah sibuk dengan agenda peribadi untuk mengaut kekayaan negara secara tidak sah untuk diri dan keluarga sendiri, kerabat dan kroni serta untuk menjamin penerusan kekuasaannya.
Pepatah Cina menyatakan ikan busuk bermula dari kepalanya. Di lihat dari mana sudut pun nampaknya pepatah ini betul: Pemimpin yang busuk akan memastikan pimpinan di bawah sama-sama busuk. Pemimpin peringkat bawah yang mula hendak busuk akan melantik ketua yang sudah busuk. Pemimpin yang sudah busuk pula akan melantik ketua yang sama busuk atau mula busuk.
Tiba-tiba sekarang di wujudkan pelan peralihan kuasa yang bermakna kepemimpinan negara menjadi hak yg di warisi oleh orang tertentu dan di agihkan atau di faraidkan sesama sendiri. Bayangkan keadaan negara yang di pimpin apabila pemimpin dalam semua peringkat sudah membusuk. Amanah memimpin selamanya di anggap sebagai peluang terbaik untuk membolot dan membuat harta dengan mudah. Rakyat kini sudah celik dan berani berkata tidak kepada pemimpin BN/UMNO. Rakyat yang sudah merdeka.
Sumber: Terjemahan Riadhus Shalihin Oleh Imam Abu Zakaria Yahya bin Sharaf AnNawawi, Alih Bahasa oleh Salim Bahreisy. 1995. Kuala Lumpur: Victory Agencie. ms 490-493.
Friday, August 29, 2008
Merdekakah Aku?
Merdeka bermula dari hati
Hatiku merdeka menghalau penjajah
Kini
Apa benar negaraku sudah merdeka?
Apakah benar aku sudah merdeka?
Kerana hatiku terjajah semula
Aku dan penjajah
Rupanya berkongsi hati
Kerana
Selama ini penguasa belot
Alpa dengan isi kita
Akademi Nasyid : Ke Arah Mana?
Seperti kita tahu, Akademi Bola di wujudkan untuk melatih pemain bola profesional. Tujuan Akademi Badminton pula ialah untuk keluarkan pemain badminton profesional. Sementara Akademi Fantasia (AF) ialah sebuah rancangan realiti televisyen yang pertama di Malaysia yang mana peserta yang disebut sebagai pelajar akan bersaing untuk mendapatkan gelaran juara dan berpeluang memulakan karier dalam industri hiburan iaitu menjadi penyanyi profesional.
Secara ringkasnya tujuan Akademi Nasyid untuk menghasilkan penasyid profesional. Pelik tapi benar dan SEDIH apabila KEBANYAKAN pelajar Akademi Nasyid masing-masing mempunyai idola hiburan mereka iaitu PENYANYI bukan penasyid-penasyid seperti yang kita sedia maklum. Setakat ini Radio IKIM membuka ruang luas untuk nasyid berkembang. Kita juga tidak mahu Radio IKIM di penuhi lagu dari PENYANYI idola penasyid-penasyid tadi.
Akademi Nasyid seolah-olah hilang arah dan sudi memberikan ruang untuk PENYANYI padahal mereka ada dunia tersendiri. Kita yang lebih selesa mendengar nasyid yang membentuk kesedaran pun tidak perlukan PENYANYI-PENYANYI untuk mewarnai dunia nasyid untuk mempengaruhi anak muda kita. Bukankah ramai penasyid-penasyid yang terdapat di seluruh dunia yang boleh di jadikan contoh ikutan pelajar (penasyid baru). Eloklah mengambil yang elok dari yang sudah tersedia elok supaya kita menjadi semakin elok.
Walaupun begitu perlu ingat menjadi penasyid bermakna sudah berada di tepi dunia hiburan. Di sebut di tepi kerana dunia hiburan biasanya penuh dengan maksiat. Kalau tak berhati-hati, kita akan terjatuh ke dalam perangkap yang menelan ramai kerana mencari kehebatan dan kegemerlapan dunia tanpa panduan agama. Tanpa latihan pun kita boleh jadi hebat. Inikan pula dilatih hebat oleh sifu yang hebat.
Oleh itu penasyid selama-lamanya perlu rapat dengan agama iaitu mengamalkan agama dengan ikhlas. Ikutilah kelas pengajian agama dan program yang membolehkan diri sayang kepada Allah dan Rasulullah s.a.w. Tanpa agama nasyid sudah tidak ada maknanya. Nasyid yang di dendangkan hanya menjadi halua telinga, tidak menyerap ke dalam hati pendengar kalau penasyidnya hidup bercelaru macam penyanyi. Penasyid mesti menjadi agen perubahan dalam mesyarakat untuk mendekatkan hati pendengar dan peminat kepada mencintai dan memperjuangkan agama dan kebenaran. Maaf cakap, kalau tidak, lebih baik undur kerana hidup kita ini adalah real yang akan di soal di akhirat. Hidup ini BUKAN lakonan.
Thursday, August 21, 2008
Peringatan Untuk Sayang
1. Ingat Allah di mana saja.
2. Jaga solat berjamaah.
3. Baca satu hari satu hadith idola kita, Rasulullah s.a.w.
4. Sentiasa menolong orang.
5. Sentiasa menolong agama Allah.
6. Baca Quran minimum 1 kali sehari.
7. Jangan main betina. Jodoh kerja Allah.
8. Tidur selewat-lewatnya jam 12.00 tengah malam.
9. Jangan keluar malam kecuali kerana agama.
10. Pilih kawan.
Ingatlah bahawa peluang menjadi pelajar di IPT bukan selalu datang. Janganlah masa pelajarmu di bazirkan dengan aktiviti yang tidak berfaedah terutama dari aspek agama kita.
Anggaplah dirimu dalam perlumbaan lari jarak jauh @ marathon Olimpik yang semakin hampir ke garisan penamat. Sayang telah memulakannya sejak di tadika dulu. Berikan segala yang terbaik untuk kejayaan diri di hari muka. Sayang hanya akan berjaya sekiranya sayang memberikan tumpuanmu terhadap pelajaran.
Selama ini ayahanda dan ummi telah berusaha sedapat mungkin menunjukkan asas jalan untuk mendapatkan kebahagiaan dan ketenangan di sini (iaitu dunia yang sementara ini) dan di sana (akhirat yang kekal nanti). Sebagai satu penerusan, silalah mendisiplin diri untuk mengikuti program agama yang bermanfaat secara istiqamah untuk menambahbaik pengetahuan dan amalan sayang terhadap cara hidup kita, Islam, iaitu SATU-SATUNYA agama yang di redhai Allah, Pencipta Alam Semesta. Teruskan usaha membantu ummat. Dimana jua carilah keredaan Allah. Hiasilah diri dengan dengan akhlak Rasulullah s.a.w.
Friday, August 01, 2008
Gosok gigi waktu malam kalau mahu gigi tahan
Beliau telah menceritakan amalan yang beliau laksanakan selama ini: Amalkan menggosok gigi pada malam hari. Beliau tidak menggosok giginya pada siang hari.
Sampaikanlah kepada generasi akan datang supaya memiliki gigi yang tahan lama.
Monday, June 02, 2008
Budaya Hantaran Pernikahan Yang Menyusahkan Kita
http://an-nawawi.blogspot.com
Biasalah, musim-musim cuti sekolah ni...majlis walimah mana-mana pun ada. Semua berlumba-lumba nak buat majlis nikah-kahwin. Majlis tunang-tunang pun tak ketinggalan, ada yang buat jugak. Semua perancangan disusun rapi.
Sampai masanya, sapa yang tak nak kahwin kan...
Pantun yang disusun turut dialun, saling berbalas wakil kedua belah pihak. Dulang pula berbalas dulang, sirih pinang pun turut bertukar tangan. Tiba masanya, hantaran juga turut diatur dan dirunding.
Mahar dan hantaran tidak boleh disamakan. Mahar lain hal, hantaran pula lain pakej. Biasanya, hantaran dikeluarkan dan disediakan oleh si lelaki yang berhajat mengahwini wanita. Hantaran diatur dan ditetapkan dari pihak pengantin wanita.
Hantaran ni macam harga dagangan lah pulak. Kalau si perempuan tu cantik, berpelajaran tinggi, kaya, maka...mahal lah hantarannya. Ini lumrah kebiasaannya lah bagi masyarakat “Melayu”. Antara hantaran yang biasa diguna-pakai adalah set pengantin siap serba satu, ini termasuklahlah bilik pengantin, set tilam pengantin, set hand phone, baju, kain, naskhah al-Qur’an, dan pelbagai lagi boleh saja dijadikan barang hantaran.
Malah, ada tu kereta besar dan rumah besar pun boleh menjadi syarat sah-nya hantaran. Kalau tak disiapkan dengan keperluan yang diaturkan, maka bertangguhlah hajat si pengantin. Silap-silap boleh tak jadi perkahwinan tu. Maklumlah, mahal tu... Mana mahu korek kawan...
Em, yang paling biasa dijadikan hantaran, adalah duit lah. Money... money... kalau kita lihat majlis-majlis kahwin artis-artis tu, fuuhh! Ribu-ribu, berbelas-belas ribu, atau mungkin berpuluh-puluh ribu si lelaki mesti bayar kepada wanita atau keluarga si wanita tu. Malah bukan berpuluh ribu, ratus ribu pun ada.
Tapi, yang cukup sedihnya... banyak jugak yang fail. Membazir je kahwin mahal-mahal ni. Ia bukanlah syarat jaminan kebahagian sesuatu rumah tangga. Kalau ikut Islam, bukan itu tujuan perkahwinan. Bukan untuk berjual beli dan tawar-menawar. Bukan juga untuk menunjuk-nunjuk sapa grand. Silap-silap tertunjuk lah pulak sapa lingkup dulu. Tak ke sedih macam tu. Adalah lebih baik duit tu buat belanja keperluan yang betul. Belanja harian keluarga yang baru dibina dengan penuh hikmah. Itu lebih menjamin kebahagian sebenarnya.
Malah, dalam sibuk-sibuk bertukar-tukar hantaran dan mengumpul-ngumpul duit hantaran ni. Tahu tak kita, bahawa bab-bab hantaran ni karut marut sebenarnya. Entah datang dari mana agaknya. Kalau ikut Islam, yang ada cuma mahar je. Bukan hantaran. Lepas tu, hantaran mengalahkan mahar lagi tu.
Kasihan kaum lelaki. Susahnya nak kahwin. Padahal dah sama-sama suka. Tapi, masalah duit pulak. Bukan masalah takde duit untuk menampung hidup. Tapi, kena berduit yang lebih untuk nak runtuhkan tembok pemisah tu. Kalau tak, menganga saja lah. Tengok saja dari balik tembok.
Zaman sekarang agaknya zaman berdagang anak perempuan. Sapa-sapa nak menikahkan anak perempuan, masa tu lah masa kegembiraan. Kerana anak perempuan bakal membawa pulangan lumayan. Mungkinkah begitu yang difikirkan? Fikirlah sendiri...
Baiklah, sapa yang nak mengada-ngada ikut yang bukan cara Islam tu, tak dapat nak buat apa lah. Yang diketahui, dalam Islam yang ada cuma mahar je. Telah dijelaskan mahar yang dipersetujui, akad nikah berjalan lancar, pasangan suka sama suka, wali pun dah setuju, semuanya ditanggung beres.
“Permudahkan, jangan dipersulitkan”
Kalau ikut zaman Rasulullah dulu, punyalah senang nak kahwin. Yang penting agama mesti mahu baik. Perempuan solehah boleh tunggu je... insyaALLAH, ada lah yang akan merisiknya dari kalangan laki-laki yang soleh. Perempuan nak risik lelaki pun tiada masalah, bila kena syaratnya. Malah, maharnya murah dan mudah sahaja. Ini adalah bertepatan sebagaimana pesanan Rasulullah shallallhu ‘alaihi wa sallam sendiri,
“Di antara kebaikan wanita adalah memudahkan maharnya dan memudahkan rahimnya.” (Hadis Riwayat Ahmad, no. 23957. Dihasankan oleh Sheikh al-Albani di dalam Shahiih al-Jami’, 2/251)
“Sebaik-baik pernikahan adalah yang paling mudah” (Hadis Riwayat Abu Daud, Kitab an-Nikah, no. 2117. Disahihkan oleh Sheikh al-Albani di dalam al-Irwaa’, 5/345)
Atas saranan dan pantauan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, pada masanya, pernikahan berjalan dengan mudah dan tidak disulitkan dengan kepelbagaian adat dan metod yang bukan-bukan. Seperti hantaran beribu-ribu, akad nikah mesti bersalam dengan bergoncang tangan, sesi fotografi yang memakan ratusan ringgit, aurat disingkapkan di depan khalayak awam, pelamin pulak mesti disiapkan, majlis persandingan mesti dilangsungkan, menepung tawar mesti direnjiskan, dan pelbagai lagi tambahan-tambahan yang karut marut yang langsung tidak tsabit (sahih) dari agama Islam yang tulen.
Apa sebenarnya yang dikejar? Kemewahan? Grand? Sikap menunjuk-nunjuk? Mahu berjual beli? Atau mahu merosakkan agama dan menggantikannya dengan adat? Apakah tidak cukup mudah dan cantik apa yang disunnahkan oleh Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam?
Sedangkan Nabi pernah menikahkan para sahabat-sahabatnya hanya dengan mahar sebiji emas, hafalan surah al-Qur’an tertentu, baju besi, cincin besi, beberapa dirham mata wang, beberapa genggam kurma, dan seumpamanya. Mengapakah kita tidak puas dengan apa yang dicadangkan dan dipermudahkan oleh Rasulullah untuk syi’ar pernikahan dan perkahwinan kita zaman ini? Carilah berkah dan petunjuk dari apa yang dicontohkan oleh Rasulullah.
“Katakanlah (wahai Muhammad), “Jika benar engkau mencintai Allah, maka ikutlah aku”.” (Surah Ali Imran, 3: 31)
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (iaitu) bagi mereka yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (Surah al-Ahzaab, 33: 21)
Jadi siapakah yang kita jadikan ikutan sekarang? Hawa nafsu? Adat? Atau siapa?
Jawablah sendiri...
Sebelum mengakhiri artikel ringkas ini, mari kita lihat apa itu mahar sebenarnya.
Syari’at yang gemilang lagi sesuai sepanjang zaman ini adalah bertujuan memelihara hak-hak wanita. Mahar adalah apa yang diberikan kepada isteri berupa harta, atau selainnya menurut persetujuan dengan sebab pernikahan atau dinikahi.
Mahar wajib dikeluarkan oleh seorang lelaki yang ingin menikahi seorang wanita,
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Dosa yang paling besar di sisi Allah ialah orang yang menikahi wanita lalu ketika telah menyelesaikan hajatnya darinya, maka dia menceraikannya dan pergi dengan membawa maharnya...” (Hadis Riwayat al-Hakim, 2/182. Dihasankan oleh Sheikh al-Albani di dalam as-Silsilah ash-Shahihah, no. 999)
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,
“Berikanlah maskahwin (mahar) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan.” (Surah an-Nisaa’, 4: 4)
“Maka berilah mereka maharnya (dengan sempurna) sebagai suatu kewajiban.” (Surah an-Nisaa’, 4: 24))
“Kerana itu, kahwinilah mereka dengan keizinan tuan mereka dan berilah maskahwin mereka dengan patut.” (Surah an-Nisaa’, 4: 25)
Mahar adalah pemberian yang dilindungi yang diwajibkan Allah untuk diberikan kepada wanita; bukan sebagai imbalan sesuatu yang wajib dia berikan, kecuali memenuhi hak-hak suami isteri, sebagaimana halnya dia tidak dapat digugurkan (walaupun wanita itu rela) kecuali setelah akad. (Audatul Hijaab, 2/298)
Maka,
“Permudahkanlah, jangan dipersulitkan, jangan dipersusah-susahkan...” dengan hal yang bukan-bukan dan yang pelik-pelik yang tiada contoh dan saranannya dari Rasul ikutan kita jika benar kita mencintai dan mengharapkan keredhaan Allah yang sebenar.
Menurut Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Adakanlah walimah, walau pun hanya dengan seekor kambing.” (Hadis Riwayat al-Bukhari, Kitab Nikah, no. 5155)
Wallahu a’lam.
Kepada sahabat-sahabat yang berminat untuk mengetahui Persoalan Nikah, perkahwinan, dan majlis walimah yang berorientasikan Islam dan bertepatan dengan sunnah-sunnah Rasulullah, saya cadangkan anda membaca tiga-tiga buah buku ini:
1 – Panduan Menikah Ala Sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, Tulisan Sheikh Amru Abdul Mun’im Salim, Terbitan Pustakan an-Naba’. (Tajuk setelah cetakan baru: “Panduan Menikah Menuju Keluarga Sakinah”)
2 – Panduan Menikah Dari A hingga Z, Tulisan Abu Hafsh Usamah bin Kamal ‘Abdir Razaq, Terbitan Pustaka Ibnu Katsir.
3 – Adab az-Zifaf (Panduan Nikah), Tulisan Sheikh Muhammad Nashiruddin al-Albani, Terbitan Media Hidayah.
Tambahan oleh: jiwakitamerdeka.blogspot.my
Apabila nikah di sukarkan, maka berlakulah zina di sana sini...
Mari kita mudahkan nikah.
Tuesday, April 22, 2008
Sayangilah ibu kandungmu sementara masih ada
ketika berusia setahun,ibu suapkan makanan dan mandikan kita.
cara kita ucapkan terima kasih kepadanya hanyalah dengan menangis sepanjang malam.
apabila berusia 2 tahun, ibu mengajar kita bermain,
kita ucapkan terima kasih dengan lari sambil ketawa terkekeh-kekeh apabila dipanggil.
menjelang usia kita 3 tahun, ibu menyediakan makanan dengan penuh rasa kasih sayang, kita ucapkan terimakasih dengan menumpahkan makanan ke lantai.
ketika berusia 4 tahun, ibu membelikan sekotak pensel warna,
kita ucapkan terima kasih dengan menconteng dinding.
Ketika berusia 5 tahun, ibu membelikan sepasang pakaian baru,
kita ucapkan terima kasih dengan bergolek-golek dalam lopak kotor.
setelah berusia 6 tahun, ibu memimpin tangan kita kesekolah, kita ucapkan terima kasih dengan menjerit :"tak nak! tak nak!".
apabila berusia 7 tahun, ibu belikan sebiji bola,
cara mengucapkan terima kasih ialah kita pecah kaca cermin tingkap jiran.
menjelang usia 8 tahun, ibu belikan aiskrim,
kita ucapkan terima kasih dengan mengotorkan pakaian ibu.
ketika berusia 9 tahun, ibu menghantar ke sekolah,
kita ucapkan terima kasih kepadanya dengan ponteng kelas.
berusia 10 tahun ibu menghabiskan masa sehari suntuk menemankan kita ke mana saja,
kita ucapkan terimakasih dengan tidak bertegur sapa dengannya.
apabila berusia 12 tahun, ibu menyuruh membuat kerja sekolah,
kita ucapkan terima kasih dengan menonton televisyen & main games.
menjelang usia 13 tahun, ibu suruh pakai pakaian yang menutup aurat,
kita ucapkan terima kasih kepadanya dengan memberitahu bahawa pakaian itu tidak sesuai zaman sekarang.
ketika berusia 14 tahun, ibu terpaksa mengikat perut untuk membayar wang persekolahan dan asrama, kita ucapkan terima kasih kepadanya dengan tidak menulis sepucuk surat atau pun pesanan sms pun.
ketika berusia 15 tahun, ibu pulang daripada kerja dan rindukan pelukan dan ciuman, kita ucapkan terima kasih dengan mengunci pintu bilik.
menjelang usia 18 tahun, ibu menangis gembira apabila mendapat tahu kita diterima masuk ke IPT,
kita ucapkan terima kasih kepadanya dengan bersuka ria bersama kawan-kawan.
ketika berusia 19 tahun, ibu bersusah payah membayar yuran pengajian, menghantar ke kampus dan mengheret beg besar ke asrama, kita hanya ucapkan selamat jalan pada ibu di luar asrama kerana malu dengan kawan-kawan.
ketika berusia 20 tahun, ibu bertanya sama ada kita ada teman istimewa,
kita kata, "itu bukan urusan ibu."
setelah berusia 21 tahun, ibu cuba memberikan pandangan mengenai kerjaya,
kita kata, "saya tak mahu jadi seperti ibu."
apabila berusia 22-23 tahun, ibu membelikan perabot untuk rumah bujang kita.
di belakang ibu kita katakan pada kawan-kawan? . "perabot pilihan ibu aku tak cantik, tak berkenan akuuu!"
ketika menjelang usia 24 tahun, ibu bertemu dengan bakal menantunya dan bertanyakan mengenai rancangan masa depan,
kita menjeling dan merungut, "ibuuu, tooooolonglahhh..."
ketika berusia 25 tahun, ibu bersusah payah menanggung perbelanjaan majlis perkahwinan kita. ibu menangis dan memberitahu betapa dia sangat sayangkan kita,
tapi kita ucapkan terima kasih kepadanya dengan berpindah jauh.
pada usia kita 30 tahun, ibu menelefon memberi nasihat dan petua mengenai penjagaan bayi, kita dengan megah berkata,"itu dulu, sekarang zaman moden..."
ketika kita berusia 40 tahun, ibu menelefon mengingatkan mengenai kenduri-kendara di kampung, kita berkata,"kami sibuk, tak ada masa nak datang."
apabila kita berusia 50 tahun, ibu jatuh sakit dan meminta kita menjaganya, kita bercerita mengenai kesibukan dan kisah-kisah ibu bapa yang menjadi beban kepada anak-anak.
dan kemudian suatu hari, kita mendapat berita ibu meninggal! khabar itu bagaikan petir! dalam lelehan air mata, barulah segala perbuatan kita terhadap ibu menerpa satu persatu.
jika ibu masih ada, sayangi dia.
jika telah kembali ke rahmatullah, ingatlah kasih dan sayangnya, doakan ibu
sayangilah ibu kita, kerana kita semua hanya ada seorang ibu kandung.
Wednesday, April 02, 2008
HANYA ITUKAH YANG KAU BAWA?
Warisan Nabi Adam
Yang terbagi rata di antara kita
Adalah:
Kematian
Apalah arti berselimut tebal
Dalam gedung kokoh kuat
Seperti Firoun dalam istananya
Pasti tak terhindarkan juga
Malaikat penjemput nyawa akan datang
Menyambut kita
Dalam kuburan yang pengap dan gelap
Dirimu menuding-nuding bertanya tentang amalan
Tapi, ragamu tak mampu berkilah
Karena hanya selembar kain kafan yang kau bawa.
Subuh, 12 Pebruari 2008
Terima kasih pak ika. Pengap= without oxygen; musty; = yang melemaskan and berkilah= deceitful (argumented).
Wednesday, February 06, 2008
Dakwah Tugas Kita Semua
Kerana melalui DAKWAH, orang balik semula mengamalkan Islam, samada yang kafir masuk Islam atau yang jauh meninggalkan Islam balik semula amalkan Islam, yang lemah Islamnya menjadi lebih kuat imannya dan sanggup berjuang untuk memenangkan Islam...
Tanpa DAKWAH, dari rumah orang Islam akan ada yang perlahan2 meninggalkan Islam dan ada menjadi murtad kerana perkara yang kecil-kecil, contohnya bercinta dan mahu kahwin. Lantas mengambil jalan mudah dengan murtad...
Kita tiada pilihan lain, melainkan kita semua perlu BERDAKWAH bersama-sama2 kalau kita mahu jadi hebat di dunia dan di akhirat nanti.
Berdakwah adalah tugas kita semua: Untuk selamatkan diri kita dan untuk selamatkan orang lain. Terpulang kepada mereka untuk tunduk kepada agama. Yang pentingnya kita perlu sampaikan kepada mereka berkali-kali. Memberi hidayah bukan kerja kita, memberi hidayah adalah hak Allah. Tugas atau kerja kita ialah berdakwah, menyampaikan kebenaran sebaik cara. Kita buat kerja kita, kemudian kita serahkan kepada Allah.
Sampaikan kebenaran dengan kasih sayang....
Friday, January 11, 2008
Menjaga Diri Dengan Menghindari Zina
Jagalah dirimu baik-baik, nescaya isterimu akan menjaga dirinya dengan baik. Hindari perbuatan keji yang tidak pantas dilakukan oleh seorang muslim. ZINA ITU IBARAT HUTANG, jika kau lakukan, maka ISTERIMU dan ANAK-ANAKMU yang akan membayarnya. Renungkanlah.
Sumber: Abu Qamar Salahuddin. 1996. 10 Wasiat Imam Syafi’i, Darul Nu’man : Kuala Lumpur, muka surat 52.
Wednesday, December 19, 2007
Chastity : Guard Before It Is Gone
A woman's body is not a commodity to be bartered or sacrificed even though much kindness is received from others. Anywhere our body is too valuable and should not be. Our duty to look after yourself is a trust. Our body should be specially reserved for our legal husband after marriage. It is too important to understand and appreciate this. Stop fooling around as our chastity is at stake now. This life is real. You are not an actress or artist busying with external outlook only but devoid of faith and values coming from pure heart.
As legal daughter from a legal or a valid marriage of our parents (if doubtful, just ask mum nicely as soon as possible) we should never be responsible for, sorry to say, illegitimate babies. These babies are pure and innocent and have the right to live a life like others. It becomes a living testimony of mother’s failure once (or always) to manage and control the young carnal desires. Actually the carnal desire is forever young, it is ageless. Please do not test our carnal desires for many have failed miserably spoiling ourselves and others.
A woman's chastity is ripped mercilessly in the pseudoname of love, in most cases, by her hero who will usually and slowly disappear like the famous act of once famous illusionist David Copperfield. The eagle will just fly away after it had tasted what it was looking for at last and enjoyed the feast. Who is the next victim?
Majority of us know too well that illicit sex or fornication – making love without valid marriage - is forever forbidden in all known religions around us. Sometimes we can just learn many lessons from others without experimenting them ourselves. This life is too short to be a guinea pig to try everything. Women are not that cheap and flimsy to be just some blow-up doll that a man can use and then deflate and put away until the next time.
Do not blur or spoil the lineage of your family genealogy. Please do not initiate the vicious cycle in this temporary life. Remember: Illicit relation will only damage our chastity and cause illegitimate babies. We think we are all educated but we fail to understand the purpose of our short existence. We may not be highly educated but we do manage to live the life of an educated person.
Be Smart Avoid Illicit Relation
Tuesday, October 23, 2007
Semua Kita Akan Mati, Dosa Kita Bagaimana?
Ada di kalangan manusia yang mati sedangkan dosa mereka tidak mati bersama. Alangkah ruginya mereka yang mempunyai dosa seperti itu. Beruntunglah bagi orang yang mati dan dosanya juga turut mati. Celakalah bagi mereka yang mati sedangkan dosa-dosanya terus berlaku.
Lihatlah kepada pelakon dan penerbit filem, drama-drama, nyanyian-nyanyian dan buku-buku yang penuh dengan kekufuran dan kesesatan. Tuan punya filem, drama dan buku seperti ini telah mati tetapi benda-benda tersebut terus memainkan peranannya menyesatkan manusia samada individu atau masyarakat. Ini adalah satu yang bahaya. Oleh itu orang yang melakukan kerja-kerja seperti itu perlulah cepat dan segera bertaubat sebelum perkara menjadi bahaya.
Komen : Sudah tentu termasuk juga pengarahnya serta seluruh warga kerjanya yang memungkinkan menghasilkan filem, foto atau video yang merosakkan pemikiran dan budaya masyarakat berakhlak. Begitu juga artikel, cerpen, majalah yang lucah dan cabul. Kita bersusah-payah menghabiskan masa, tenaga, pemikiran dan kerana mungkin untuk mendapatkan nama atau ganjaran berkilo wang tetapi menghasilkan dosa yang berterusan walaupun kita telah sudah mati.
Tentu lebih baik kita berlumba-lumba untuk menghasilkan pahala yang berterusan. Untuk mengetahui, sila bertanya kepada experts (ulama). Asasnya telah di berikan oleh hadith Rasulullah s.a.w. iaitu Abu Hurairah r.a. meriwayatkan bahawa Nabi Muhammad s.a.w bersabda: "Apabila seorang anak Adam mati putuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariah atau ilmu yang memberi manfaat kepada orang lain atau anak yang soleh yang berdoa untuknya."
(Hadith Sahih - Riwayat Muslim dan lain-lainnya).
Monday, October 22, 2007
101 Tahun Kelahiran Sayyid Qutb: Telunjuk yang Bersyahadah Dalam Setiap Solat Ini…
Memang ada perdebatan tentang metode berfikir Sayyid Qutb dalam tulisan-tulisannya yang tegas menyatakan kejahiliyahan masyarakat modern terkait keharusan hakimiyah (penghakiman) yang tidak merujuk kepada Allah swt. Tapi bagaimanapun, peri hidup Sayyid Qutb tetaplah penting diulas sebagai bagian dari perjalanan seorang yang rela mengorbankan dirinya untuk membela tauhid yang diyakini kebenarannya.
Sepintas Kehidupan Sayyid Qutb Sayyid Quthb gugur di tali gantung pada tanggal 20 Ogos 1966. Ia dikenal sebagai tokoh yang total berjuang untuk agamanya, menyerahkan seluruh hidupnya untuk Allah, seorang mukmin yang begitu kuat keyakinannya. Ia persembahkan nyawanya yang ‘murah’ kepada keyakinan dan akidahnya. Ia menghabiskan bertahun tahun usia terakhirnya di penjara. Ia tuangkan jiwa dan fikirannya yang luar biasa dalam lembar-lembar tulisan tangannya dengan untaian kata yang penuh makna dan bernilai sastra. Hampir semua orang yang membacanya, bisa merasakan getar ruhani dan pikirannya dari bunyi tulisan penanya yang tercantum hebat dalam karya-karya tulisnya.
Sayyid Qutb mendapat pendidikan pertama di rumah dari orang tua yang kuat beragama. Usia 6 tahun, Qutb diantar ke sekolah rendah di kampungnya, Assiyut. Dan pada usia 7 tahun ia mulai menghafal Al-Qur’an. Dalam tiga tahun berikutnya, ia telah menghafal seluruh Al-Qur`an.
Awal dekad 1940-an, satu era baru telah mulai terjadi dalam kehidupan Sayyid Qutb, sebagai masa pencerahan kesadarannya terhadap Islam. Dalam karya tulisnya, ia mulai menulis beberapa seri “At-Taswir Fanni Fil Qur’an” pada tahun 1939. Tulisan ini mengupas indahnya seni yang terdapat di dalam ayat-ayat al-Qur’an. Pada tahun 1945 ia menulis sebuah kitab bertajuk “Masyahidul Qiamah Fil Qur’an” yang isinya menggambarkan peristiwa hari kiamat dalam Al-Qur`an. Dan pada tahun 1948, Sayyid Qutb menghasilkan sebuah buku berjudul “Al-Adalah Al-Ijtima’iyyah Fil Islam” atau Keadilan Sosial dalam Islam. Dalam kitab ini, ia tegas menyatakan bahwa keadilan masyarakat sejati hanya akan tercapai bila masyarakat menerapkan sistem Islam.
Fase terakhir perjalanan Sayyid Qutb berawal pada tahun 1951, saat ia mulai bergabung dengan Jama’ah Al-Ikhwan Al-Muslimun, sampai tahun wafatnya di tali gantung tahun 1966. Baginya, rentang masa itu sangat penting dan karenanya ia pernah mengatakan bahw tahun 1951 adalah tahun kelahirannya. Sayyid Qutb bergabung bersama Al-Ikhwan Al-Muslmun, dua tahun selah wafatnya Imam Hassan al-Banna yang merupakan pengasas Al-Ikhwan, pada tahun 1949. Mereka tidak pernah bertemu muka, meski dilahirkan di tahun yang sama 1906, dan dididik di tempat yang sama, di Darul Ulum.
Namun di antara mereka mempunyai kesatuan jiwa dan kesamaan orientasi berpikir. Sebelumnya, ketika Hasan Al-Banna membaca buku “Al-’Adalah Al-Ijtima’iyyah Fil Islam”, karangan Sayyid Qutb, ia menganggap pengarangnya adalah bagian dari Al-Ikhwan. Lalu, al-Banna telah mengatakan bahwa “orang ini” (Sayyid Qutb) tidak lama lagi akan bergabung bersama Al-Ikhwan.
Sayyid Qutb juga mempunyai perasaan yang sama terhadap Hassan Al-Banna. Kematian Al-Banna sangat membekas dalam jiwanya, meski ia belum pernah bersama dengan Al-Banna. Berita kematian Al-Banna diterimanya dengan perasaan tragis saat ia dirawat di sebuah rumah sakit di Amerika. Karena orang-orang Amerika bergembira menyambut berita kematian Al-Banna. Pulang dari AS, Sayyid Qutb mengkaji kehidupan Al-Banna dan membaca seluruh risalah karangannya. Selanjutnya ia pun memutuskan untuk memikul amanah perjuangan Hassan al-Banna.
Beberapa karya Sayyid Qutb selanjutnya adalah: Haaza ad Din, Al-Musta qbal li hadza ad diin, khashaish tashawwur al-Islami, ma’alim fi thariq, dan tafsir fii zilali al-Qur`an. Pesan utama yang ditekankan Qutb di dalam tulisan-tulisannya adalah konsep al-Tauhid dari sudut al-Uluhiyyah. Menurutnya inti dari Tauhid Uluhiyyah adalah hak Allah dari sudut al-Hakimiyyah dan al-Tasyri’ (pembuatan peraturan). Dan karenanya, menurut Qutb ikrar Lailaha ilalLah adalah pernyataan revolusi terhadap seluruh kedaulatan yang berkuasa di atas muka bumi Nya. Maka seluruhnya itu mesti dikembalikan kepada hakNya.
Pada 13 Januari 1954, Revolusi Mesir mengharamkan Al-Ikhwan Al-Muslimun dan para pimpinannya ditangkap karena dituduh sedang merancang rampasan kuasa. Tanpa bukti yang jelas, tujuh orang pimpinan tertinggi Al-Ikhwan dijatuhi hukuman mati, termasuk Hasan Hudhaibi, Abdul Qadir Audah dan Syeikh Muhammad Farghali, ketua sukarelawan Mujahidin Ikhwan al-Muslimin di dalam Perang Suez 1948. Tapi hukuman terhadap Hasan Hudhaibi di ubah menjadi penjara seumur hidup dan Sayyid Qutb dihukum penjara lima belas tahun dengan kerja berat.
Pada tahun 1964, Sayyid Qutb telah dibebaskan atas permintaan pribadi Abdul Salam Arif, Presiden Iraq. Tapi Pemerintahan Revolusi Mesir belum menerima pembebasan tersebut. Setelah Presiden Abdul Salam Arif meninggal dalam satu musibah pesawat udara, Qutb ditangkap lagi pada tahun berikutnya. Alasannya adalah karena Qutb dituduh kembali merancang rampasan kuasa. Selain itu, Mahkamah Revolusi merujuk pada buku-buku Sayyid Quthb terutama Maalim Fi At Thariiq, yang mendasari pernyataan seruan revolusi terhadap seluruh kedaulatan yang tidak berdasarkan Syari’at Allah.
Sayyid Qutb ditahan bersama seluruh anggota keluarganya. Sebelum hukuman gantung dilaksanakan, Presiden Naser menghantar utusan menemui Sayyid Qutb. Melalui utusan itu Presiden Naser meminta agar Sayyid Qutb menulis pernyataan meminta ampun agar ia dibebaskan. Tapi Sayyid Qutb dengan tegas menjawab; “Telunjuk yang bersyahadah setiap kali dalam solat menegaskan bahwa Tiada Ilah yang disembah dengan sesungguhnya melainkan Allah dan Muhamad adalah Rasulullah, dan aku takkan menulis satu perkataan yang hina. Jika aku dipenjara karena kebenaran aku redha. Jika aku dipenjara secara batil, aku tidak akan menuntut rahmat daripada kebatilan. ”
Pagi hari Isnin, 29 Ogos 1966, Sayyid Qutb digantung bersama-sama sahabat seperjuangannya, Muhamad Yusuf Hawwash dan Abdul Fatah Ismail. Dunia Islam pun kehilangan salah satu pejuangnya yang berani mempertaruhkan nyawanya untuk membela tauhid. (Lili Nur Aulia).
Ulasan: Untuk apakah, sekiranya di beri pilihan, kita akan mati? Sementara masih sihat, eloklah bersama-sama berdakwah sehingga syahid untuk kebaikan manusia seluruhnya.
Punca: http://www.eramuslim.com/berita/lpk/7a19061627-101-tahun-kelahiran-sayyid-qutb-telunjuk-bersyahadah-dalam-setiap-shalat-ini.htm
Monday, October 08, 2007
Nilai Kita
Bukan apa yang kita katakan
Kita adalah perbuatan kita
Bukan idea yang kita goreng di majlis menakjubkan
Ada orang yang berkokok berderai-derai
Tapi ekornya bergelumang tahi
Tapi rakyat tahu apa isinya
Auta pemimpin sejak dulu sudah terbiasa
Lori babi berlanggar, yang pasti keluar babi
Lori arak jatuh gaung, yang pasti tumpah arak
Botol susu pecah tergolek yang pasti keluar susu
Apa yang kita zahirkan itulah diri kita sebenarnya
Kerana tak mungkin cermin menipu
Melainkan objek itu sendiri rupanya cacat dan penipu
Menipu diri dan orang lain
Sudah berpuasa Ramadhan telah bertahun-tahun
Zahir puasa tapi batinnya mana?
Ucapan maaf zahir dan batin bukan tiket
Untuk patung-patung terus menipu rakyat
Punca:
Roha Hasan (2007). Aku Ori Bukan Fotostat. JIM : KL – terima kasih kerana memberi idea.
Friday, September 14, 2007
Maruah Perempuan : Jagalah Diri Sementara Ada
Kita sebagai anak yang halal dari pernikahan ayah dan ibu kita yang sah (kalau ragu-ragu, perlu check dengan ibu anda segera), jangan sampai berperanan diatas kelahiran anak yang tidak sah iaitu anak haram atau anak luar nikah. Bukan salah si bayi itu. Si bayi mempunyai hak untuk hidup seperti orang lain. Si bayi itu menjadi saksi hidup kesalahan ibunya yang tidak berupaya mengendali dan mengawal nafsu muda lantas menyerahkan permata singgahsana maruahnya – sehingga terjadilah perkara-perkara jijik yang disukai (?) dan bersungguh-sungguh dicari. Sebenarnya nafsu sentiasa muda, tidak berusia. Jangan sekali-kali menguji nafsu kita, kerana ramai telah tertipu dan berbuat dosa, merosakkan diri sendiri dan orang lain.
Kesucianmu telah dan akan di robek kejam di atas nama cinta oleh, dalam kebanyakan kes, hero yang di puja dan di rindui. Kebiasaannya hero akan perlahan-lahan menghilangkan diri laksana lakonan ahli silap mata terkenal David Copperfield yang telah menakjubkan ramai satu masa dulu. Helang akan terbang semula setelah merasa dan meratah mangsa hidup-hidup. Siapakah yang akan menjadi mangsa seterusnya?
Kebanyakan kita mengetahui bahawa zina – persetubuhan yang berlaku tanpa nikah yang sah - di larang oleh semua agama di sekeliling kita. Kadang-kadang terdapat banyak yang boleh di pelajari daripada apa yang berlaku dalam sejarah manusia tanpa kita melakukannya sendiri. Hidup ini terlalu pendek untuk kita mencuba dan menguji semua perkara. Perempuan bukanlah barangan murah laksana anak patung untuk mainan bila lelaki berhajat.
Pilihan yang ada ialah jangan mengkaburkan atau merosakkan salasilah keturunan kamu zaman berzaman. Jangan mulakan kitaran kejam dalam hidup anda. Ingat: Hubungan sulit akan hanya mencalar kesucian diri kita dan menyebabkan wujud anak luar nikah. Kita mungkin tidak berpelajaran tinggi tetapi kita sewajarnya berjaya hidup sebagai seorang yang terdidik.
ANDA BIJAK JAUHI ZINA
Wednesday, September 12, 2007
Ku Temui Jalan Pulang : Kisah Benar

Kepada kawan-kawan di luar sana…
...Jagalah maruah kewanitaan kalian dengan sebaik-baiknya. Seorang lelaki jarang akan bertanggungjawab apabila dia sudah melakukan perzinaan dengan seorang wanita. Akhirnya wanita jugalah yang akan menanggung kesannya sampai bila-bila. Berwaspadalah!1
...Cubaan hidup di luar memang mencabar. Pelbagai pengaruh yang kita dapat tak kira daripada atau sekitarnya. Janganlah mudah terpedaya dengan pujuk rayu dan janji manis lelaki. Bila sudah telanjur, kita tak dapat nak berundur lagi. Menyesal dahulu pendapatan, menyesal kemudian tiada berguna.1
...Janganlah mudah terpengaruh dengan kata-kata manis lelaki. Muka saja handsome tetapi perangai tak ubah seperti binatang. Kalau agak-agak dah sampai jodoh, nikah saja. Dengarlah nasihat kedua ibu bapa kita, kerana tanpa mereka siapakah kita di dunia ini.1
...Jauhilah perkara-perkara yang boleh mendekatkan diri kita kepada zina. Jangan tinggalkan solat. Jangan menjadi hamba seks. Lelaki yang baik tidak akan menghancurkan kita. Berhati-hatilah dalam memilih kawan.1
...Jangan mudah mengikut nafsu mudamu, kerana nafsu muda itu ibarat api yang sedang menyala. Siramilah ia dengan hembusan keimanan dan bukan keduniaan.1
Maruah Perempuan : Jagalah Diri Sementara Ada
Berhati-hatilah menerima budi, jangan sampai tergadai body. Jangan sampai dihantui rasa bersalah kepada zuriatmu akan datang kerana tidak pandai menjaga diri sewaktu muda remaja/belia. Mesti smart dalam menilai dan bertindak demi kebaikan dan kesucian diri. Jangan jadikan body sebagai tukaran walau melaut budi yang diterima. Body mu terlalu bernilai dan tidak wajar untuk dijadikan korban jalanan dan pestaan. Tanggunjawab untuk memegang amanah menjaga diri terletak pada diri sendiri. Serahkan body mu hanya kepada pihak yang berhak sahaja, iaitu suami yang sah selepas nikah nanti. Terlalu penting untuk memahami hal ini. Hentikan menipu diri. Cukuplah berlakon dengan sibuk menghias luaran diri (frame) tetapi gersang dari iman dan akhlak mulia dari hati yang bersih.
Kita sebagai anak yang halal dari pernikahan ayah dan ibu kita yang sah (kalau ragu-ragu, perlu check dengan ibu anda segera), jangan sampai berperanan diatas kelahiran anak yang tidak sah iaitu anak haram atau anak luar nikah. Bukan salah si bayi itu tetapi salah ibunya yang tidak berupaya mengendali dan mengawal nafsu muda (nafsu sentiasa muda, tidak berusia, jangan mencuba nafsu, kerana ramai telah tertipu) menyerahkan permata singgahsana maruahnya – sehingga terjadilah perkara-perkara jijik yang disukai (?) dan bersungguh-sungguh dicari. Kesucianmu di robek kejam di atas nama cinta oleh, dalam kebanyakan kes, hero yang di puja. Kebiasaannya hero akan perlahan-lahan menghilangkan diri laksana lakonan ahli silap mata terkenal David Copperfield yang telah menakjubkan ramai satu masa dulu. Helang akan terbang semula setelah merasa dan meratah mangsa hidup-hidup. Siapakah yang akan menjadi mangsa seterusnya?
Kebanyakan kita mengetahui bahawa zina – persetubuhan yang berlaku tanpa nikah yang sah- di larang oleh semua agama sekeliling kita. Kadang-kadang terdapat banyak yang boleh di pelajari daripada apa yang berlaku dalam sejarah manusia tanpa kita melakukannya. Hidup ini terlalu pendek untuk kita mencuba semua perkara. Perempuan bukanlah barangan murahan seumpama anak patung untuk mainan bila lelaki menghendakinya.
Jangan kaburkan atau rosakkan salasilah keturunan kamu zaman berzaman. Jangan mulakan kitaran kejam dalam hidup anda. Ingat: Hubungan sulit akan mencalar kesucian dan menyebabkan wujud anak luar nikah.
ANDA BIJAK JAUHI ZINA
KEARAH DUNIA ADIL & SEJAHTERA
Sumber:
1 Ummiroses (2007). Ku Temui Jalan Pulang : Antologi Kisah Benar Remaja Puteri Raudhatus Sakinah. Kuala Lumpur : JIMedia & Raudhatus Sakinah.
2 jiwawakitamerdeka (2005). BEBERAPA NASIHAT BUAT SISWA SISWI BAKAL PEMIMPIN DIMASA DEPAN. http://jiwakitamerdeka.blogspot.com/2005_07_01_archive.html
Thursday, August 30, 2007
Selamat memerdekakan diri kita
Selamat memerdekakan diri kita dari kemilau dunia
50 tahun merdeka di sambut meriah
Tapi gersang dari pengisian merdeka
untuk memerdekakan minda rakyat selama-lamanya
Apa mungkin patung sukakan minda rakyat merdeka?
Akan menyebabkan patung yang ada akan tersungkur
Patung-patung gah gembira dengan sorak surai rakyat lalai
Bererti usia patung memanjang
Walaupun sudah lama tamat tempoh laku
Pastikan bila dan di mana jua
Jiwa kita tetap merdeka
Benarkah kita hambat penjajah balik negeri?
Apa gunanya menghambatnya kalau sayang?
Pastikan negara tidak di warisi penjajah dari belakang tabir
Menipu di atas nama pribumi
Mengaut harta kekayaan negara tanpa malu
Setiap hari tanyakan diri
Siapakah aku?
Merdekakah aku?
Merdekakah kita?
Thursday, July 12, 2007
A Lesson From The Battlefield
Tawanan tentera Arab bertanya kepada tentera Israel tentang kenapa Israel tidak menyerang Sur Bahir (suatu pekan berhampiran Jerusalem yang pada masa itu dikelilingi oleh tentera Israel yang sudah pun menduduki Tell Buyut dan Rahmat Rahel).
Lalu tentera Israel itu bertanya "Adakah anda mahu jawaban yang sejujurnya ?".
Ia mengatakan, tentera Israel tidak menyerang Sur Bahir kerana di sana ada tentera Ikhwan Muslimin.
Tawanan tentera Arab kehairanan dan bertanya "Apa bedanya, pasukan anda biasa dan cekap bertempur dengan tentera Arab lain yang lebih hebat, kuat dan tangguh".
Tentera Israel menjawab "Sukarelawan Ikhwan Muslimin berbeda dengan tentera kamu (tentera Arab). Mereka berperang dengan semangat perjuangan yang tinggi, sama dengan semangat perjuangan kami (tentera Israel). Tapi mereka berperang untuk mati. Mereka gila untuk mati. Mereka tidak takut mati. Malah mereka mahu mati. Mereka berperang demi untuk mati. Mereka bertempur seolah-olah sedang mengusir setan dari diri manusia. Sungguh mengerikan, berperang dengan orang-orang seperti ini. Berperang dengan mereka seolah-olah memasuki hutan belantara yang penuh dengan binatang buas. Bila-bila masa binatang buas akan menerkam kami. Mereka sebenarnya dambakan syurga".
Tawanan perang tentera Arab ni terpaku. Bila ia keluar dari penjara itu, beliau mengubah hidupnya dan bergabung dengan Ikhwan Muslimin...
Komen : Jom kita hadam dan melaksanakan pemikiran Hassan Al Bana, Fathi Yakan, Mustafa Masyur, Syed Qutb, Said Hawwa dan ramai tokoh dakwah lagi, untuk membolehkan kita memahami dan menjiwai keberanian pejuang membantu Islam dalam mencari redha Allah. Teruskan perjuangan membantu Islam.
Ke Arah Dunia Aman & Sejahtera.
Rujukan: Penjejak Badai (http://www.abuhikam.blogspot.com/)
Friday, June 29, 2007
Taat & Maksiat: Susah Payah Kita
Susah payah kita untuk melakukan (merancang, mengatur, melaksana) maksiat akan menjadi punca derita dan penyesalan di hari akhirat.
Kearah Dunia ADIL & SEJAHTERA
Thursday, June 28, 2007
Kemuliaan dan Kebahagiaan Kita
Wednesday, June 27, 2007
BERDAKWAH TUGAS KITA UMAT ISLAM SELURUHNYA
Islam itu agama dakwah seperti Rasulullah pernah lakukan. Kita pun mesti berdakwah.
Kekuatan kita dan ummat Islam zaman berzaman terletak di atas kesungguhan kita BERDAKWAH untuk menyelamatkan orang dari azab Allah..
Apabila kita tidak buat DAKWAH, dan sibuk dengan MENCARI harta dunia....maka agama-agama lain akan datang termasuk Kristian dan agama sesat yang baru timbul dan menyesatkan manusia.
Sebenarnya agama Kristian itu agama yang sudah habis tempoh laku (expiry date). Tetapi kerana pendakwah-pendakwah Kristian tekun dan bersungguh-sungguh melaksanakan dakwahnya, agama itu seolah-olahnya nampak lebih hebat dari Islam.
Nabi Isa a.s adalah salah seorang Nabi daripada Nabi-Nabi yang di hantar oleh Allah s.w.t. untuk memimpin manusia kepada Kebenaran. Nabi Isa a.s. sebagai Nabi yang mencapai tingkat yang mulia Ulul Azmi dan Baginda tidak mengaku pernah dirinya Tuhan. Nabi Muhammad s.a.w. adalah Nabi dan Rasul yang terakhir yang di utuskan kepada umat manusia.
Ingatlah bahawa Nabi Isa s.a pernah mengingatkan pengikutnya seperti yang telah di nyatakan dalam Quran (Al Saff, 61:6), terjemahnya, "... Nabi 'Isa ibni Maryam berkata: 'Wahai Bani Isra'il, sesungguhnya aku ini Pesuruh Allah kepada kamu, mengesahkan kebenaran Kitab yang diturunkan sebelumku, iaitu Kitab Taurat, dan memberikan berita gembira dengan kedatangan seorang Rasul yang akan datang kemudian daripdaku - bernama: Ahmad' ".
Allah Subhanahu Wataala telah berfirman dalam surah Ali ‘Imran ayat 19, terjemahannya :Sesungguhnya agama yang diredhai di sisi Allah hanyalah agama Islam.
Firman Allah Subhanahu Wataala lagi dalam surah Al-Maa-idah ayat 3, terjemahannya :
Pada hari ini, aku telah sempurnakan bagi kamu Agama kamu, dan aku telah cukupkan nikmatku kepada kamu dan aku telah redhakan Islam itu menjadi agama untuk kamu.
Dari ayat-ayat tersebut jelas menerangkan bahawa agama Islam adalah satu-satunya agama yang diredhai Allah Subhanahu Wataala yang membawa kesejahteraan di dunia dan di akhirat. Agama Islam yang dibawa oleh junjungan besar Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam adalah cukup sempurna dan telah berjaya mengubah jiwa dan fikiran orang-orang jahiliah, mengeluarkan mereka daripada alam kejahilan kepada alam yang penuh bertamadun dan menjadi orang-orang soleh.
Apabila kita cuma amalkan Islam sendiri-sendiri bukan berjemaah seperti di amalkan oleh Rasulullah s.a.w. dan pra sahabatnya r.a. selagi itulah Kristianisasi akan menyerang kita lagi dan lagi...
Kita kena melihat dakwah sebagai tugas terhormat untuk kita semua menjadi mulia di sisi Allah.
Berdakwahlah jangan tak buat...untuk kesejahteraan kita di sini & di akhirat nanti.
Just DO it....
Wednesday, May 30, 2007
Kita Membayar Terlalu Mahal Untuk Merdeka

Merdeka: Suka, Duka dan Harapan Umat
Kedamaian Kepulauan Melayu menjadi tercemar akibat di jajah oleh Portugis, Belanda dan akhirnya oleh Inggeris. Sayangnya selepas bebas merdeka dari penjajah terakhir, kita semakin taksub kepada negara sendiri. Maklumlah baru dapat negara sendiri. Kita sibuk menjaga negara kita, menjaga sempadan kita. Kata negarawan bahawa bahawa kemerdekaan negara Malaya diperolehi diatas dulang emas dari penjajah Inggeris. Betulkah kata-kata ini?
Menerimanya bererti seolah-olah menafikan perjuangan rakyat menuntut kemerdekaan. Seolah-olah kita tidak menerima perjuangan revolusi menuntut kemerdekaan seperti berlaku di tempat lain, umpamanya di negara jiran Indonesia melawan penjajah Belanda, dan negara Algeria yang di gelar ‘Negara 1 Juta Syahid’ kerana melawan penjajah Perancis. Bagaimana perjuangan membebaskan Afghanistan dari Russia dulu dan dari Amerika dan sekutunya sekarang? Atau perjuangan membebaskan Iraq dari cengkaman Amerika dan sekutunya sekarang? Begitu juga perjuangan membebaskan Chechnya dari cengkaman Russia kini? Jangan menafikan pejuangan kemerdekaan orang lain semata-mata kerana mereka tidak mengikut seperti kita.
Ulama juga telah berperanan besar dalam menggerakkan kesedaran untuk merdeka. Perjuangan kemerdekaan bukan bermula dengan penubuhan UMNO (Asal) dalam 1946. Tetapi perjuangan kemerdekaan bermula lama sebelum itu. Apakah kita tidak sedar ketika Portugis menyerang dan menjajah Melaka, berapa banyak pemimpin dan rakyat biasa yang sanggup mati melawan orang kafir putih di atas nama jihad. Bukan sahaja orang Tanah Melayu tapi dari tetangga se agama yang turut datang membantu, contohnya dari Sumatera, Acheh, Kalimantan, Jawa dan lain-lain lagi. Begitu juga bila Belanda menjajah Melaka. Rupa-rupanya darat dan laut Melaka pernah penuh darah pejuang.
Kemudian Datuk Maharajalela di Perak; Datuk Bahaman dan Mat Kilau di Pahang; Tok Janggut di Kelantan; Haji Abdur Rahman Limbong di Terengganu; Dato’ Dol Said di Negeri Sembilan; Rosli Dhobi di Sarawak, Panglima Mat Salleh di Sabah dan ramai lagi, yang bangkit melawan kuasa penjajah Inggeris. Ini tidak pula menafikan perjuangan Rentap di Sarawak. Ini membuktikan darah pejuang merdeka pernah mengalir untuk membebaskan negara ini dari cengkaman penjajah.
Ini di ikuti dengan sekadar contoh Ibrahim Yaakub, Dr Burhanuddin Helmy, Ishak Haji Muhamad, Ahmad Boestamam, Shamsiah Fakeh dan Abu Bakar Bakir. Mereka bersusah-payah memimpin pertubuhan-pertubuhan yang dikenali sebagai Kesatuan Melayu Muda (KMM), Parti Kebangsaan Melayu Malaya (PKMM), Angkatan Pemuda Insaf (API), Angkatan Wanita Sedar (AWAS) dan Hizbul Muslimin. Hatta Parti Komunis Malaya (PKM) pun, perlu juga di sebut di sini sebagai dari sudut diskusi cendiakawan terpaksa kita terima, bahawa pada awal ditubuhkan juga bertujuan untuk memperjuangkan kemerdekaan tetapi kemudiannya tersesat atau hilang punca.
Oleh kerana sikap tokoh-tokoh dan pertubuhan-pertubuhan ini tidak mahu bekerjasama dan menentang habis-habisan pihak penjajah, maka mereka ditekan oleh British. Sebaliknya, UMNO, MCA dan MIC (sebenarnya mula-mula MIC memihak kepada golongan kiri) sanggup bekerjasama dan berkompromi dengan pihak penjajah. Maka itulah Inggeris merasa lebih senang dan selamat untuk menyerahkan kemerdekaan kepada Perikatan (yang terdiri dari UMNO, MCA dan MIC) yang dipimpin oleh Tunku Abdul Rahman (S. Husin Ali, 2005). Keluarlah penjajah dengan gembira kerana telah meninggalkan kekuasaan negara kita di bawah anak didik mereka yang "Indian in blood and colour, but English in taste, in opinions, in morals, and in intellect" (hanya berdarah India dan berkulit hitam tapi cita rasa, pandangan, moral and kecerdikan laksana orang Inggeris) walaupun tidak pernah belajar di seberang laut.
Sebenarnya kita orang Melayu Islam terpaksa membayar harga yang terlalu mahal untuk mencapai kemerdekaan negara ini. Kita terpaksa berkongsi everything hatta kekuasaan dengan bangsa-bangsa lain yang sengaja di bawa masuk oleh penjajah Inggeris untuk kepentingan ekonomi mereka. Negara kita sebuah negara yang unik (tapi sedih) kerana telah menjadi satu-satunya negara di dalam dunia, di mana bangsa (etnik) yang berbeza berkongsi hampir segalanya. Keistimewaan yang di berikan kepada orang Melayu oleh Perlembagaan Malaysia yang telah di persetujui bersama semasa kemerdekaan itu pun mula di persoalkan oleh orang bukan Melayu. Kalaulah perunding kita dulu sewaktu berunding kemerdekaan dengan penjajah Inggeris bukannya UMNO, sudah tentu sejarah kita berbeza...
Lama-lama selepas merdeka kita terlupa kita ada perjuangan kita berteraskan ajaran Rasulullah s.a.w. Rupanya kita melupakan kehebatan dan keagungan Islam yang melepasi sempadan negara bangsa.
Mahu tak mahu kita terpaksa menerima hakikat bahawa UMNO yang memimpin negara ini semenjak merdeka menyebabkan semangat jihad kita mempertahankan Islam dan umat semakin menurun. Minda orang Melayu telah berjaya dicanai dan dibentuk menurut dan taat pada kemahuan dan kehendak UMNO/ BN dengan meninggalkan Kebenaran. Pemimpin-pemimpin UMNOlah yang selama ini bertanggungjawab, melalui pelbagai program, mengeraskan hati rakyat Malaysia dari menerima kebenaran Allah. Sebagai gantinya kita rata-rata terpesona dengan dunia yang akan pasti di tinggalkan sehinggakan ada yang sanggup mati kerananya.
Sehingga ke hari ini, UMNO mengajar orang Melayu secara tidak langsung kalau hendak senang terpaksa masuklah UMNO. Banyak peluang terbuka, sekadar contoh: rumah murah, kontraktor mendapat projek, pengagihan baja dan projek pertanian, dsbnya walaupun sebelum ini tertutup rapat kerana ‘dia bukan orang kita’. UMNO juga mengajar kaum lain, terutama China dan India supaya rapat dengan orang politik UMNO. UMNO di lihat sebagai lambang kuasa yang dapat di gunakan untuk mengaut kekayaan dan harta dengan cara yang tidak benar.
Hujungnya sifat ini yang di tanam ini sejak dari merdeka rupanya menikam diri sendiri dan membawa kepada masalah yang membarah. Kajian mutakhir mendapati secara purata 85 peratus projek yang dilaksanakan oleh kontraktor bumiputera pada tahun 2006 mengalir (tiris, bocor atau bolos?) kepada kaum lain. Umumnya melihat kontraktor bumiputera sebagai hebat, terutama yang mempunyai hubungan dengan UMNO, sebagai orang kaya, tetapi sebenarnya cuma mendapat sedikit kuah tetapi towkey yang mendapat isi dan kuah yang sebenarnya di belakang mereka. Siapa yang sebenarnya menjadi lembu?
Tanpa kita mempersoalkan bahawa kebanyakan pemimpin generasi awal memang sayangkan bangsa. Mereka tidak punya masa untuk membuat harta dan kekayaan kerana sibuk membangunkan negara yang baru merdeka walaupun mereka berada di ambang kuasa. Tetapi ada di antara mereka telah meninggalkan anak-anak dan kerabat yang menyambung titisan “perjuangan ayahnya” kerana wujud peluang untuk menjadi kepemimpinan UMNO (di baca: membuat harta dan kekayaan atas nama perjuangan Melayu). Pada hal belum pernah teruji dengan semangat cintakan negara dan sayangkan bangsa selain daripada pekikan “Hidup Melayu” dan se umpamanya dalam upacara tertentu untuk di kutip oleh media massa.
Sebenarnya tidak terlalu susah untuk melihat kesalahan UMNO terhadap perjuangan bangsa dan agama kerana selama ini UMNO di ambang kuasa sejak Malaysia merdeka. Sila semak berita akhbar, laporan PDRM, BPR, SUHAKAM, buku-buku yang banyak ditulis (Jenayah Akademik UMNO, dll) dan penulisan di dalam internet atau siasat sendiri. Sikap yang perlu ada ialah: apa (subjek) yang di tulis dan di semak kepastiannya, dan bukan siapa yang menulis.
Kerana itu, siapa yang benar-benar sayangkan negara Malaysia, bangsa Melayu dan agama Islam tidak wajar sama sekali menyokong UMNO kini dan selamanya. Cukuplah menyokongnya dulu kerana kita mungkin memang tidak tahu. Tapi kini maklumat ada di mana-mana. Kini masanya untuk kita berubah untuk menyelamatkan umat. Perjuangan hanya berdasarkan bangsa seperti di tunjukkan oleh UMNO menyebabkan rakyat Melayu hilang keperkasaannya.
KEARAH DUNIA ADIL & SEJAHTERA
Rujukan:
1. Jazakallahu khairon kepada blog Penjejak Badai kerana cetusan idea.
2. S. Husin Ali. (2005). Hormati Semua Pejuang Kemerdekaan. www.malaysia-today.net/guest-columnists/2005/09/hormati-semua-pejuang-kemerdekaan.html
3. Tarmizi Mohd Jam. (2007). Melayu 'Mati Pucuk' Kerana UMNO Berlagak Pejuang Bangsa
http://www.harakahdaily.net/bm/index.php?option=com_content&task=view&id=7033&Itemid=50
Kerajaan Adalah Khadam Rakyat
Sebenarnya pemimpin politik sebagai ketua kerajaan, tidak kira gelaran yang di pakai sama ada presiden atau pun perdana menteri, adalah begitu lemah kerana mereka memerlukan rakyat untuk menerima mereka. Sistem kerajaan yang ada sama ada monarki, monarki berperlembagaan, diktator, junta tentera, komunis, demokrasi berparlimen, republik teokratik, republik dsbnya memerlukan rakyat yang menerima kerajaan yang memerintah.
Oleh itu pemimpin politik hanya dapat memperpanjangkan usia pemerintahan mereka dari dukungan dan sokongan rakyat yang berpuas hati dengan layanan kerajaan melalui jenteranya yang ada.
Tanpa sokongan dan dukungan rakyat negara boleh menjadi kacau bilau dan hancur. Sokongan dan dukungan rakyat mungkin didapati secara buatan (artificial) melalui paksaan atau hadiah/rasuah (rewards) tertentu. Ini adalah terlalu rapuh bergantung kepada kekuatannya (intensity). Bila kekuatannya melemah akan berlaku masalah rakyat tidak mahu taat.
Apakah fungsi sesebuah kerajaan? Kerajaan sewajarnya menyediakan polisi-polisi yang boleh mendatangkan manfaat kepada rakyatnya dan pada waktu yang sama melaksanakan peraturan bagi sesiapa saja yang melanggarnya. Kerajaan sepatutnya membantu rakyat yang memerlukan bantuan. Tapi seolah-olah pemimpin dalam banyak negara terlupa peranan yang sepatutnya berlaku; menolong rakyat. Nampaknya Tamak dan Kuasa semakin menguasai kerajaan dan akhirnya rakyatnya akan menderita.
Apabila sokongan dan dukungan rakyat bukan asli (real) tetapi hanya buatan, sejarah akan tetap berulang. Lihat apa terjadi, sekadar contoh, kepada Shah Iran, Marcos, Suharto, Kwame Nkrumah (Ghana), A. Milton Obote (Uganda), Jeneral Idi Amin (Uganda), Jeneral Sani Abacha (Nigeria), Wojciech Jaruzelski (Poland), Enver (Albania), Bay Doc Duvalier (Haiti), Kolonel Mengistu Haile-Mariam (Ethiopia), Slobodan Milosevic, President Nicolae Ceausescu (Rumanian), Robert Mugabe (Zimbabwe), Hissene Habre (Chad), Augusto José Ramón Pinochet Ugarte (Chile) dan Kolonel Juan Peron (Argentina). Apabila rakyat bangun menuntut hak dan keadilan yang selama ini di nafikan walaupun terpaksa berdepan polis, unit pencegah rusuhan dan tentera yang bertindak secara kasar serta menggunakan peluru hidup.
Akhirnya Shah Iran, Marcos dan Suharto dllnya tiba-tiba hilang kuasa saktinya, terpaksa berundur dengan keadaan terhina meninggalkan kehebatan dan kemewahan istana. Hujungnya sama saja: Sama ada mereka dan orang kanan serta keluarga mereka melarikan diri bersama-sama kekayaan negara atau menunggu kes-kes mahkamah kerana mereka menghadapi tuduhan-tuduhan termasuk tuduhan menyalahgunakan kekayaan negara.
Hatta polis, polis rahsia yang terkenal dan tentera yang amat di takuti suatu masa dahulu kerana sering di salah guna tidak boleh berbuat apa-apa. Mereka terpaksa mundur kerana gelombang barisan rakyat sudah bangkit atau mereka bertukar ketaatan di pihak rakyat.
Oleh itu ingatlah pemegang kedaulatan tertinggi di dalam sebarang pemerintahan atau kerajaan adalah RAKYAT. Dalam istilah kita: RAKYAT HAKIM NEGARA. Kepuasan rakyat merupakan ukuran kejayaan sebuah pemerintahan mana-mana negara. Bukan dengan menakutkan rakyat melalui penyalahgunaan kuasa jentera kerajaan. Bukan juga dengan merasuah pengundi dalam pelbagai cara untuk memenangkan kerajaan sedia ada.
Di antara kerajaan dan rakyat: Siapa yang terhutang budi? Kerajaan sepatutnya sedar bahawa mereka hanya berjaya memerintah negara menggunakan kekayaan negara dan menggunakan duit rakyat! Bukan membuncitkan perut anak-beranak, kerabat serta kroni dengan harta dan kekayaan melalui cara yang tidak halal. Berkhidmat untuk Rakyat.
KEARAH DUNIA ADIL & SEJAHTERA
Rujukan: Anis Matta, Cinta Dari Ilham Akal Sehat, Tarbawi, Edisi 146 th. 8, 4 Januari 2007. Jazakallahu khoiran kerana mencetus idea.
Thursday, April 12, 2007
Bagaimana Menarik Rahmat Allah di Ambang Keruntuhan Tamadun?
Cuma ingatlah bahawa tamadun yang hebat-hebat dan besar-besar pun banyak yang telah berlalu (sekadar contoh: Babilon, Rome, Greek, Aztec, Mesir Lama, Inca, Lembah India, Maya, Sumeria, Persia dsbnya) inikan pula kita. Nanti orang di masa akan datang akan terjumpa runtuhan tamadun yang pernah wujud kini.
Kalau kita tidak hendak kita di binasakan, jom kita bersama-sama berusaha menarik rahmat Allah kepada kita sekeliannya dan menolak azab Allah dengan kita mengikut Rasulullah s.a.w. iaitu dengan bersungguh-sungguh BERDAKWAH mengajak manusia mentaati Allah, Tuhan kita.
Jom kita BERDAKWAH bersama2. Together, we can do WONDERS.
Teruskan perjuangan. Jadikan dakwah perjuangan harian kita.
Kearah Dunia ADIL dan SEJAHTERA
Rujukan : Jazakallahu khoiran kepada blog Penjejak Badai kerana cetusan idea.
Monday, February 05, 2007
Girlfriend Jatuhkan Martabat & Maruah Kaum Perempuan
Ketenangan dan ketenteraman adalah milik Allah dan di kurniakan kepada sesiapa yang di kehendakiNya. Jalan yang paling mudah untuk mendapatkannya ialah dengan mentaati Allah. Tidak mungkin kita mendapatnya dengan kita melakukan keengkaran kepadaNya.
Lihat saja kehidupan artis di mana jua, termasuk sayangnya artis-artis tempatan, seolah-olah dunia indah gemerlapan kehidupan milik mereka. Hidup bersama lelaki-perempuan sebagai pasangan ideal, the most loving couple pergi ke hulu ke hilir tanpa mengira langsung hukum agama. Semuanya yang indah cuma berlaku sebelum nikah pada hal jelas perbuatan itu haram.
Lepas nikah, sibuk dengan urusan cerai yang tak habis-habis. Apa ertinya ini semua? Jalan agama adalah sebaik-baik cara untuk hidup tenteram kerana Allah menguasai setiap sesuatu hatta hati manusia. Hidup ini terlalu pendek untuk bermaksiat kepada Allah. Jangan ingat kita menguasai hidup ini. Dari Allah kita datang dan Allah Maha Berkuasa.
Kearah Dunia ADIL dan SEJAHTERA
Matlamat Hidup Kita
Allah telah tetapkan matlamat di jadikan manusia ialah untuk beribadah kepadaNya. Pastikan setiap sesuatu yang kita lakukan bermula dari bangun tidur pagi sampai tidur semula pada malam hari, sepanjang hidup kita, bertepatan dengan maksud beribadah kepadaNya.
PENAWAR GOUT
Terjumpa di dalam internet bahawa:
a) Teh misai kucing boleh mengeluarkan asid uric, penyebab gout, dari badan kita.
Caranya: Rendamkan 5-6 helai daun misai kucing di dalam air panas dan minum sepanjang hari. Pokoknya mudah tumbuh. Silalah cari dan tanam pokok misai kucing serta manfaatkan dalam minuman untuk pelbagai khasiat.
b) Cuka epal cider atau apple cider vinegar pun baik untuk melegakan gout.
Caranya: Minum 2 sudu/malam.
c) Minyak kelapa dara (Virgin coconut oil).
Caranya: Minum 1 sudu besar/2 kali sehari.
Selamat mencuba. Semuanya dengan izin Allah swt. Selamat kembali kepada alami (welcome back to nature).
Tambahan
Beberapa Hadith mengenai penyakit dan galakan mengubatnya
Penyakit dan berubatlah…
Narrated Abu Huraira: The Prophet said, "There is no disease that Allah has created, except that He also has created its treatment." (HR Bukhari, No. 582).
Umm Salamah(r.a.), the wife of the Prophet(sallallahu alaiyhi wasallam) reports that he once said: "Allah has not placed a cure for your diseases in things that He has forbidden for you.'' (Reported by Baihaqi; Ibn Hibban considers this hadith to be sound. Bukhari has also related it on the authority of Ibn Mas'ud.)
Abu ad-Darda(r.a.) reported that the Prophet(sallallahu alaiyhi wasallam) said: "Allah has sent down both the malady and its remedy. For every disease He has created a cure. So seek medical treatment, but never with something the use of which Allah has prohibited.'' (HR Abu Dawood; Sahih Bukhari).
Narrated Usamah ibn Sharik: I came to the Prophet (peace_be_upon_him) and his Companions were sitting as if they had birds on their heads. I saluted and sat down. The desert Arabs then came from here and there. They asked: Apostle of Allah, should we make use of medical treatment? He replied: Make use of medical treatment, for Allah has not made a disease without appointing a remedy for it, with the exception of one disease, namely old age. (Sunan Abu-Dawud, No. 3846).
Narrated AbudDarda: The Prophet (peace_be_upon_him) said: Allah has sent down both the disease and the cure, and He has appointed a cure for every disease, so treat yourselves medically, but use nothing unlawful. (Sunan Abu-Dawud, No. 3865).
Kita berusaha dan berdoa, semoga Allah sembuhkan.
(Ya Tuhanku) Sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah TUhan yang Maha Penyayang dan diantara semua penyayang. [Surah Al-Ambiya': 83]
Minta terus kepada Allah
Kalau semua manusia dari manusia yang pertama yang di ciptakan Allah swt iaitu Nabi Adam hinggalah manusia yang terakhir di kurniakan setiap apa yang di minta, Allah swt tidak bangkrap pun kerana khazanah Allah swt luas tidak terhingga.
Orang yang rugi ialah orang yang tidak mahu meminta kepadaNya.
Thursday, January 04, 2007
Apakah kita tidak jemu-jemu mengikut saja?
Apakah kita tidak jemu-jemu mengikut (atau menjadi pengikut) saja? Kenapa kita tidak berusaha supaya kitalah yang memimpin dunia ini. Jadikan ia sebagai sasaran dan persiapkan usaha kearah itu.
Sesuatu bangsa yang bermaruah, yang betul-betul hebat, tidak wajar mengikut telunjuk MUSUH. Tidak ada masa depan kepada orang yang hanya mengikut saja apa kata musuh.
Dengan Islam yang ada pada kita kita boleh menjadi pemimpin dunia yg ADIL. Cukuplah dengan putar-belit musuh yang selama ini menjadikan kita laksana rajawali dalam sangkar emas.
Kita sewajarnya menetapkan agenda dunia kerana kita lebih tahu makna ADIL.
Tapi semuanya hanyalah ANGAN-ANGAN kalau kita tidak mengamalkan Islam sebagai cara hidup lengkap yang terbaik. Ingat : No East, No West, Islam is the Best Ever....
Kearah Dunia ADIL dan SEJAHTERA melalui Islam.
Jangan jadi DAYUS bila tidak melaksanakan tanggungjawab kita
Mengikut tafsiran fuqaha', lelaki yang membenarkan perempuan dibawah tanggungjawab atau jagaannya melakukan maksiat/bergaul bebas, atau memperlihatkan kecantikan mereka kepada lelaki bukan muhram sehingga menggoda hawa nafsu mereka adalah lelaki yang DAYUS.
Syarah Sunan An-Nasaie: Dayus itu ialah lelaki yang tiada ghirah (perasaan cemburu) terhadap ahli keluarganya.
Dayus menurut ulama' ialah "Seorang lelaki yang lemah perasaan cemburu (sensitif terhadap maksiat), ia membezakan diantara seorang Islam dari yang lain, dari orang kafir dan dayus yang membenarkan kelucahan dan perkara yang tidak bermoral keatas keluarganya"
Imam Al-Zahabi didalam bab "membenarkan kelucahan keatas ahli keluarganya" mengkelaskan dayus sebagai salah satu dari dosa-dosa besar.
Membenarkan ahli keluarga melakukan maksiat, misalnya tidak menutup aurat, melakukan zina, menonton filem lucah dan sebagainya adalah merupakan sifat-sifat orang dayus. Dengan kata lain, dia langsung tidak mempunyai perasaan cemburu keatas ahli keluarganya diatas maksiat yang mereka lakukan.
Pendayus/lelaki yang dayus akan mendapat balasan di akhirat yakni tidak akan masuk ke syurga dan Allah tidak akan melihat mereka pada hari qiyamat, dan dosanya setaraf org yg menderhaka kepada kedua ibu bapa (Az-Zahabi, Kitabul Kaba'ir).
Dari Abdullah bin Amr bahawa Rasulullah S.A.W bersabda: 3 jenis manusia yg Allah haramkan mereka masuk ke syurga iaitu peminum khamar, penderhaka kepada ibubapa dan pendayus yang membenarkan ahli keluarganya melakukan maksiat (Hadith riwayat Imam Ahmad).
Dari Abdullah R.A bahawa Rasulullah S.A.W bersabda: 3 orang tidak akan masuk ke syurga dan Allah tidak akan memandang mereka penderhaka kpd kedua ibubapa, perempuan yang menyerupai lelaki dan pendayus (Hadith riwayat Imam Ahmad).
Dari Abdullah dari ayahnya berkata, bahawa Rasulullah S.A.W bersabda: Allah `Azza wa jalla tidak melihat 3 golongan di hari qiyamat iaitu penderhaka kpd kedua ibu bapa, perempuan yang menyerupai lelaki dan pendayus (Hadith riwayat An-Nasaie).
Dari Abu Hurairah ra., sabda Nabi saw : Sesungguhnya Allah cemburu dan orang mukmin juga cemburu, sesungguhnya cemburu Allah didatangkan kepada orang mukmin dengan apa yang diharamkan keatasnya (hadith riwayat Al-Bukhari dan Muslim)
Orang yang tidak ada perasaan cemburu keatas apa yang Allah larang keatas orang dibawah jagaannya dikatakan seorang yg dayus. Mereka disifatkan tidak mempunyai perasaan sensitif langsung dengan hukum-hukum moral dalam syariat Islam yg seharusnya dijaga keatas ahli-keluarganya.
Jaga-jaga, di dalam kita berseronok suka dengan isteri, jangan jadi DAYUS di sisi Allah.
Rujukan: tabirhati http://s7.invisionfree.com/Kampung/ar/t2103.htm
Kearah Dunia Adil & Sejahtera
Wednesday, December 13, 2006
Dia & Kau
Bukan
Tapi berikan aku masa
Untuk mengenali & mencintai Dia
Kerana aku tahu
Engkau tanpaNya
Adalah tipu-daya semata-mata
Mungkin esok
Mungkin
Kita bisa ketemu
Kerana kini
Aku mahu mencintaiNya
Sebelum ku mencintaimu
Hidup ini tidak sampai sampai kemana
Laksana musafir
Berjalan & berhenti
Dan berjalan lagi
Untuk berhenti
DisisiNya jua
Akhirnya
Kau memang bukan untuk ku kini
Kerana aku lebih senang denganNya
Dengan cintaku padaNya
Cinta pada yang lain datang sendiri
Oh dunia
(kenangan the promenade, sa1 6en)
Friday, December 08, 2006
Peringatan 18 Tahun Syahidnya Abdullah Azzam: Teroriskah Simbol Jihad Afghanistan itu?
Dia adalah simbol jihad Afganistan saat mengusir pasukan beruang merah Rusia. Dan kini, hampir 18 tahun berlalu, namanya masih lekat dikenang dalam hati para pejuang Islam di dunia. Meski, label gembong teroris juga dikaitkan dengan namanya, namun siapapun yang mengetahui kondisi perjuangan jihad Afganistan ketika itu, tak pernah terbetik sedikitpun bahwa Abdullah Azzam adalah seorang teroris. Bahkan sebaliknya, ia adalah pejuang sejati yang begitu tinggi kasih sayangnya kepada kaum Muslimin.
Beberapa waktu lalu, sejumlah tokoh mengingatkan tentang peringatan syahidnya tokoh jihad Afganistan itu. Salah seorang muridnya yang kini tinggal di Mesir, bercerita tentang Abdullah Azzam, saat beliau sedang melakukan perkemahan. Pada suatu acara semua yang mengikuti mukhayyam itu di perintahkan oleh komandan lapangan. “Kalian berlarilah mengelilingi lapangan ini sebanyak yang kalian bisa,” ujar komandan lapangan.
Semua peserta perkemahan berlari. Namun setelah beberapa putaran, sudah ada yang menyerah, dan mereka yang menyerah beralasan bahwa “Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya (2: 286), inilah yang saya mampu”,
Begitu pula orang-orang yang menyerah selanjutnya, mereka selalu beralasan dengan ayat ke 286 di surat Al-Baqarah tersebut, dan yang sisa pun semakin banyak yang menyerah, sampai tinggal Abdullah Azzam sendiri, beliau terus berlari mengelilingi lapangan tersebut, sampai akhirnya beliau pingsan.
Dan setelah sadar beliau ditanya oleh komandan lapangan “ Mengapa anda berlari sampai pingsan begini, kan sudah saya bilang bahwa anda berlari semampu anda”, lalu Abdullah Azzam menjawab “inilah yang saya mampu, sesuai yang anda perintahkan“
Yang dimaksud oleh Abdullah Azzam adalah makna sebenarnya dari “Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya”, bahwa perintah harus dijalankan sesuai isinya. Di sisi lain, upaya apapun harus dilakukan dengan upaya yang optimal di batas kemampuan seseorang. Itulah salah satu pelajaran yang diberikan Abdullah Azzam.
Komitmen Kuat Berjihad
Abdullah Azzam dilahirkan di sebuah kampung di Utara Palestina yang dikenal sebagai Selat al-Harithia di daerah Genine pada tahun 1941. Ayahnya bernama Mustaffa yang meninggal dunia setahun selepas pembunuhan anaknya. Ibunya bernama Zakia Saleh yang meninggal dunia setahun sebelum Sheikh Abdullah Azzam dibunuh.
Abdullah Azzam berasal dari keluarga yang baik latar-belakang keagamaannya. Keluarganya gembira mempunyai anak lelaki, Abdullah Yusuf Azzam, yang sudah terlihat istimewa di kalangan kanak-kanak lain dan telah aktif berdakwah pada usia yang muda. Rekan-rekannya mengenali Azzam sebagai seorang yang wara dan sangat hati hati dengan dosa. Ia menunjukkan tanda-tanda kecemerlangan pada usia muda. Guru-gurunya melihat keistimewaan ini sejak Azzam masih duduk di bangku sekolah. Abdullah Azzam masuk dalam organisasi al-Ikhwan-ul-Muslimin sebelum mencapai usia baligh.
Sheikh Abdullah Azzam telah dikenal karena ketabahan dan sifatnya yang sungguh sungguh sejak kecil. Ia menerima pendidikan awal peringkat sekolah dasar dan menengah di kampung sebelum meneruskan pendidikan di College Pertanian Khadorri sampai tingkat Diploma. Walau merupakan pelajar termuda di kalangan teman-temannya, Abdullah Azzam adalah murid yang paling cerdas. Setelah menamatkan pendidikan di College Khadorri ia bekerja sebagai seorang guru di sebuah kampung bernama Adder di Selatan Jordan. Kemudian beliau meneruskan pendidikan di college Shariah di universitas Damaskus sehingga memperoleh Ijazah B.A. dalam Shariah pada 1966. Setelah pihak Yahudi mendudduki Tepi Barat pada tahun 1967, Abdullah Azzam muda hijrah ke Jordan, karena ia tidak mau tinggal di bawah penjajahan Yahudi di Palestina. Pengalaman melihat tank-tank Israel bergerak masuk ke Tepi Barat tanpa ada hambatan meningkatkan tekadnya untuk hijrah dan belajar mendapatkan kemampuan untuk perang.
Tahun 1960-an ia ikut dalam Jihad menentang penjajahan Israel di Palestina dari Jordan. Ketika itu juga ia menerima Ijazah Master di dalam bidang Shariah dari Unversitas al-Azhar. Pada tahun 1970 sesudah Jihad terhenti karena kekuatan PLO dipaksa keluar dari Jordan, Abdullah Azzam menjadi seorang pensyarah di universitas Jordanian di Amman. Pada tahun 1971 ia dianugerahkan biasiswa ke Universitas al-Azhar di Kairo sampai ia memperoleh Ijazah doktor di dalam bidang Ushul al-Fiqh pada 1973. Ketika di Mesir itulah, ia telah berkenalan dengan keluarga Sayid Quthb, keluarga tokoh perjuangan Islam di Mesir.
Pada tahun 1979 ia meninggalkan universitas berpindah ke Pakistan untuk ikut serta dalam Jihad Afghanistan. Di sana ia berkenalan dengan pemimpin-pemimpin Jihad. Awal kedatangannya di Pakistan, ia dilantik sebagai pensyarah di universitas Islam internasional di Islamabad. Setelah beberapa waktu lamanya, kemudian beliau mengambil keputusan untuk berhenti dari tugas universitas untuk memfokuskan seluruh waktu dan tenaganya kepada Jihad di Afghanistan.
Abdullah Azzam sangat banyak dipengaruhi oleh Jihad di Afghanistan dan Jihad di Afghanistan juga sangat banyak dipengaruhi Abdullah Azzam sejak beliau memfokuskan seluruh waktunya untuk Jihad. Ia menjadi seorang yang disegani di arena Jihad Afghanistan. Ia menumpahkan seluruh daya usaha untuk menyebarkan dan mengenalkan Jihad di Afghanistan ke seluruh dunia. Ia mengubah pandangan umat Islam tentang Jihad di Afghanistan dan menyadarkan bahwa Jihad adalah tuntutan Islam yang menjadi tanggung jawab semua umat Islam di seluruh dunia. Berkat hasil usahanya, Jihad Afghan menjadi Jihad universal yang diikuti oleh umat Islam dari berbagai pelosok dunia.
Abdullah Azzam bahkan menjadi idola generasi muda yang menyahut seruan Jihad. Pernah ia berkata, "Aku rasa seperti baru berusia 9 tahun, 7 setengah tahun di Jihad Afghan, satu setengah tahun di Jihad Palestina dan tahun-tahun yang selebihnya tidak bernilai apa-apa."
Ia juga melatih keluarganya dengan pemahaman dan semangat yang sama. Isterinya terlibat dengan kegiatan penjagaan anak-anak yatim di Afganistán. Ia sendiri menolak tawaran pekerjaan sebagai pensyarah dari beberapa buah universitas sambil berikrar bahwa ia tidak akan meninggalkan Jihad sehingga gugur syahid. Ia juga selalu mengatakan bahwa tujuan utama dan cita-citanya adalah untuk membebaskan Palestina.
Terbunuh Saat Hendak Sholat Jumat
Tentu saja komitmen yang begitu tinggi pada Islam menimbulkan keresahan di kalangan musuh-musuh Islam. Mereka bersekongkol untuk membunuh beliau. Pada tahun 1989, sebuah bom diletakkan di bawah mimbar yang ia gunakan untuk menyampaikan khutbah Jumat. Bahan letupan itu sangat berbahaya dan ledakannya akan memusnahkan masjid tersebut bersama dengan semua benda dan jamaah di dalamnya. Tetapi dengan perlindungan Allah, bom tersebut tidak meledak dan ratusan orang Islam selamat.
Musuh-musuh Islam terus berupaya membunuh Abdullah Azzam. Pada hari Jum’at, 24 November 1989 di Peshawar, Pakistan, mereka telah menanam tiga buah bom di jalan yang sempit. Abdullah Azzam meletakkan keretanya di posisi bom pertama dan kemudian berjalan ke masjid untuk shalat Jum’at. Bom pun meledak dan Abdullah Azzam gugur bersama dengan dua orang anak lelakinya, Muhammad dan Ibrahim, beserta dengan anak lelaki al-marhum Sheikh Tamim Adnani (pejuang di Afghan).
Ledakan bom seberat 20kg TNT dilakukan dengan alat kontrol jarak jauh. Setelah ledakan kuat itu itu orang-orang keluar dari masjid dan melihat keadaan yang mengerikan. Hanya bahagian kecil dari mobil tersebut yang kelihatan. Anak Abdullah Azzam, Ibrahim, terpental 100 meter; begitu juga dengan dua orang anak-anak lagi. Serpihan mayat mereka bertaburan di atas kabel-kabel elektrik.
Tubuh Abdullah Azzam ditemukan bersandar pada sebuah tembok, dalam keadaan sempurna dan tiada luka atau cedera kecuali sedikit darah yang mengalir dari bibirnya. Seperti itulah akhir kehidupan seorang Mujahid di dunia ini dan insya-Allah kehidupannya akan terus berlanjut di sisi Allah swt.Abdullah Azzam dikebumikan di Tanah Perkuburan Shuhada Pabi di mana beliau menyertai ribuan para syuhada. (na-str/ikhol)
N.B Kita bagaimana? Jom sama-sama kita berdakwah...
Punca: http://www.eramuslim.com/news/lpk/4573d083.htm dengan sedikit pembetulan istilah.
Tuesday, October 17, 2006
Kesungguhan Berpuasa
Agak pelik sekiranya kita tidak mahu menjadi hamba Allah yang taat padahal kita bersungguh berpuasa.
Wednesday, October 11, 2006
SAYURAN SEGAR DAN IKAN MELALUI AKUAPONIK

Anda dan keluarga sukakan sayuran segar sepanjang tahun serta suka memperolehi berkilo-kilo ikan? Caranya mudah saja iaitu melalui akuaponik. Anda cuma perlu peruntukkan masa 5 minit sehari untuk berladang cara akuaponik walaupun dengan pakaian yang anda pakai ke pejabat. Tidak perlu mencangkul, merumput, menggembur dan membongkok atau duduk lama yang menyiksa badan. Sistem akuaponik tidak menggunakan sebarang racun rumpai dan racun serangga. Juga tidak perlu bimbang untuk menyiram sayuran setiap hari. Anda hanya memberi makan kepada ikan lalu menyebabkan anda mendapat sayuran dan ulam segar.
Akuaponik (aquaponic atau aquaponics) adalah gabungan berternak atau memelihara ikan dan sekaligus menanam sayuran menggunakan air tanpa menggunakan tanah. Ikan air tawar yang anda suka (contohnya ikan tilapia, ikan keli, ikan emas, ikan koi atau udang galah dll) boleh di ternak atau di pelihara di dalam kolam atau tangki.
Kehadiran ikan dalam kolam@tangki ikan akan menyebabkan air menjadi beracun/toksik kepada ikan. Dalam sistem akuaponik, air kumbahan dari kolam ikan akan di sedut sebagai pupuk@baja menggunakan pam ke dalam ruang tanaman yang terdiri dari kerikil yang di tanam dengan pelbagai jenis sayuran, herba atau pokok bunga hias.
Kehebatan Allah menjadikan bakteria nitrosomas and nitrobactor untuk menukarkan air kumbahan menjadi baja kepada tanaman dan sekaligus membersihkan air yang kemudiannya di alirkan ke kolam ikan menggunakan graviti (di sebut air terjun buatan) yang sekaligus memperkayakan kandungan oksigen dalam air. Proses yang berlaku menyebabkan air menjadi bersih dan di kitar untuk kegunaan ikan.
Bahan mudah untuk membina sebuah sistem akuaponik anda adalah:
1. Kolam di dalam tanah atau atas tanah menggunakan kok konkrit (precast concrete ring dengan lantai), tangki PVC atau kaca gentian
2. Paip PVC dan bahan kerja paip yang bersangkutan
3. Bekas tanaman sebesar mungkin daripada pvc, plastik atau kaca gentian di atas pelantar yang sesuai
4. Pam akuarium yang sesuai.
Lubang-lubang kecil perlu di tebuk pada paip PVC untuk membolehkan air daripada kolam ikan keluar mengairi ruang tanaman yang di isi dengan kerikil.
Perhatian: Nisbah isipadu air tangki ikan : kerikil dalam bekas tanaman = kira-kira 1.3 : 1.
Akuaponik adalah sesuai untuk sebarang saiz berdasarkan kreativiti anda samada di amalkan sebagai hobi untuk manfaat sendiri dan keluarga, untuk pelajar tadika atau sekolah rendah/menengah memahami sains mengenai ekosistem mini yang mengaitkan hubungan rapat dan berterusan diantara ikan, bakteria dan sayuran; pertubuhan kebajikan contohnya rumah anak yatim, pusat serenti; dan untuk kegunaan komersial.
Anda dan keluarga akan terpegun melihat kehebatan Allah menjadikan ekosistem ikan, air, bakteria dan sayuran yang saling membantu untuk kesejahteraan manusia. Wajar benar kita mentaati Allah dalam hidup yang sementara ini. Selamat memetik sayuran segar dan ikan. Berkongsilah ilmu, sayuran dan ikan dengan jiran anda.
Kearah Dunia Adil & Sejahtera
PESANLAH KEPADA ANAK-ANAK TERSAYANG
Seolah-olah wujud gerakan sulit terancang untuk memurtadkan ummat Islam terutamanya anak Islam kesayangan kita dengan pelbagai cara terutama melalui budi, cinta dan kahwin. Lantas semudah itu Islam di korbankan.
Apakah segunung kasih dan selaut budi yang di terima dari kenalan atau kekasih yang kafir itu MELEBIHI kasih sayang ibu bapa sejak sebelum di lahirkan, sewaktu bayi dan sewaktu membesar kanak-kanak…..serta kasih sayang Allah menghidupkan kita dan mengurniakan kita segala-galanya.
Ingatlah KEBENARAN hanya satu bukan dua atau tiga… Berpeganglah kepada TRUTH (kebenaran) sampai mati dan sampaikan kepada kawan-kawan keliling kita. Carilah KEBENARAN dengan banyak membaca buku, mengkaji Al-Quran banyak berbincang dengan pakar.
Kita sebagai ummat Nabi terakhir mesti berdakwah kepada orang kafir di mana saja. Melalui dakwah, sudah ramai kafir menjadi muslim saudara kita. Melalui dakwah juga, orang Islam bertambah baik iman dan amal mereka. Tanpa dakwah, tiada apa yang boleh menyelamatkan kita dari neraka di akhirat.
Oleh kerana kita terleka dan tidak berdakwah menyebabkan kesesatan dan kebatilan di pandang sebagai kebenaran. Kita orang Islam sepatutnya meneruskan berdakwah kepada kebenaran Islam. Sejarah mengajar kita hanya dengan dakwah kebenaran sahaja akan mengalahkan kesesatan dan kebatilan. Orang Islam kena ingat dakwah Islam sangat penting untuk survival umat termasuk diri kita dan keluarga.
Jom teruskan dakwah, selamatkan semua orang termasuk semua yang di sayangi.
Kearah Dunia Adil & Sejahtera
